Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Feb 2026 17:56 WIB

Ratusan Atlet Sukabumi Berlaga di Bupati Cup 2026, Asep Japar: Ajang Silaturahmi dan Cetak Bibit Juara


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan pada acara pembukaan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Turnamen ini diikuti oleh ratusan atlet sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan pada acara pembukaan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Turnamen ini diikuti oleh ratusan atlet sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi.

JENTERANEWS.com – Gelora semangat olahraga mewarnai Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Ratusan atlet dari berbagai penjuru Kabupaten dan Kota Sukabumi berkumpul untuk mengikuti perhelatan bergengsi, Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026.

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Februari 2026 ini, secara resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Sabtu (7/2/2026). Pembukaan ditandai dengan prosesi simbolis pemukulan bola servis pertama oleh Bupati, yang disambut riuh tepuk tangan para peserta dan penonton.

Ajang ini digagas tidak hanya sebagai medan pertempuran untuk memperebutkan trofi, melainkan sebagai wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar-pecinta tenis meja serta momentum pembinaan atlet daerah secara berkelanjutan.

Ketua Panitia Penyelenggara, Mahdi Abdul Hadi, menekankan bahwa nilai utama dari Bupati Cup 2026 terletak pada semangat kebersamaan. Menurutnya, orientasi turnamen melampaui sekadar kemenangan di atas meja pingpong.

“Turnamen ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi panggung kebersamaan, sportivitas, serta motivasi bagi para atlet untuk terus maju,” ujar Mahdi di sela-sela acara.

Ia juga mengajak seluruh atlet untuk menjunjung tinggi etika pertandingan. “Setiap pukulan adalah simbol kerja keras. Kemenangan sejati bukan hanya soal piala, tetapi tentang karakter, disiplin, dan kebanggaan. Mari jadikan turnamen ini meriah, suportif, dan penuh energi positif,” tegasnya.

Data panitia mencatat antusiasme yang luar biasa dari komunitas tenis meja Sukabumi. Sebanyak 34 Persatuan Tenis Meja (PTM) se-Kabupaten dan Kota Sukabumi mengirimkan wakil terbaiknya. Total terdapat sekitar 500 atlet yang berpartisipasi, yang terbagi ke dalam tiga kategori kompetisi:

  • Divisi D: 350 atlet

  • Divisi C: 150 atlet

  • Divisi A: 20 atlet

Banyaknya jumlah peserta di kelas pemula dan menengah (Divisi D dan C) menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga ini, sekaligus potensi besar bibit atlet yang siap dipoles.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung ekosistem olahraga, khususnya tenis meja. Ia menilai turnamen kompetitif seperti Bupati Cup sangat krusial sebagai kawah candradimuka bagi para atlet.

Bupati berharap, konsistensi dalam penyelenggaraan turnamen akan melahirkan regenerasi atlet yang berkualitas.

“Saya berharap melalui turnamen seperti ini akan lahir bibit-bibit atlet muda berkualitas yang mampu mengharumkan nama Sukabumi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional maupun internasional,” tutur Asep Japar.

Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu mendongkrak prestasi olahraga Kabupaten Sukabumi di masa mendatang.(*)


Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Tiga Rumah di Cikidang Rusak Akibat Hujan Lebat Tengah Malam, Warga Menanti Bantuan Material

6 Maret 2026 - 20:29 WIB

Warga di Kampung Ciburial, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, menatap dengan penuh kesedihan gundukan tanah liat yang menjebol dinding dan memenuhi ruang tamu rumah mereka. Pemandangan pilu ini menunjukkan skala kerusakan parah yang sebenarnya setelah hujan lebat, memperjelas mengapa bantuan mendesak, terutama alat bangunan, sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak.

Sahkan Perda Baru, Pemkot Sukabumi Berpacu Tangani 160 Hektare Kawasan Kumuh Tersisa

6 Maret 2026 - 20:17 WIB

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, saat memaparkan strategi pemerintah daerah dalam menuntaskan 160 hektare sisa kawasan kumuh di Kota Sukabumi.

Diterjang Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah di Cikembar Ambruk Menimpa Rumah Warga

6 Maret 2026 - 20:07 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi (berseragam oranye) dan personel Bhabinkamtibmas (anggota polisi) serta warga setempat bersinergi melakukan pembersihan dahan pohon dan puing-puing di lokasi bencana di Perumahan Rina Residence, Kampung Ciseupan, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar.

Tinjau Pendidikan Inklusif dan Modern di Sukabumi, Wabup Dampingi Wamendikdasmen Sambangi SDN 01 dan SRMP 7

6 Maret 2026 - 19:55 WIB

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, menyerahkan bantuan perlengkapan belajar berupa tas kepada salah seorang siswa saat meninjau kegiatan belajar mengajar di Sukabumi, Jumat (6/3/2026).

Hujan Deras Picu Longsor di Nyalindung Sukabumi, Sebagian Bahu Jalan Provinsi Tertutup Material

6 Maret 2026 - 19:43 WIB

Kondisi longsor tebing di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (6/3/2026). Material tanah dan vegetasi terlihat runtuh menutupi sebagian bahu jalan provinsi akibat curah hujan tinggi. Petugas gabungan kini tengah berupaya melakukan pengerukan dan pembersihan lokasi.

Tanggap Darurat Pergerakan Tanah Bantargadung: Kapolres Sukabumi Salurkan Bantuan dan Kaji Opsi Relokasi

5 Maret 2026 - 22:01 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. (tengah, dengan selempang kuning) bersama jajaran Pejabat Utama Polres Sukabumi secara simbolis memasang garis polisi (police line) di salah satu titik pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2026).
Trending di Sukabumi