Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Des 2025 18:41 WIB

Respon Viral Jalan Lingkungan Cidadap, Kadis Perkim Tegaskan Belum Ada Pembayaran dan Instruksikan Rekanan Segera Perbaiki


					Seorang warga menunjukkan lapisan aspal yang mudah terkelupas di lokasi pembangunan jalan lingkungan Kp. Pasir Haleang. Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar jalan dapat dilalui dengan aman. Perbesar

Seorang warga menunjukkan lapisan aspal yang mudah terkelupas di lokasi pembangunan jalan lingkungan Kp. Pasir Haleang. Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar jalan dapat dilalui dengan aman.

JENTERANEWS.com – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., akhirnya angkat bicara menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas pengerjaan proyek Jalan Lingkungan di Kampung Pasir Haleang, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, yang viral di media sosial.

Proyek senilai Rp 144.694.000 yang dikerjakan oleh penyedia jasa CV. BELHARCO IDR tersebut sebelumnya mendapat sorotan tajam warga karena kondisi aspal yang dinilai buruk dan rapuh, meski baru selesai dikerjakan.

Menanggapi hal tersebut, Sendi Apriadi memastikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah responsif. Ia menegaskan bahwa dinas telah melayangkan instruksi kepada pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan terhadap fisik pekerjaan yang dinilai tidak sesuai tersebut.

“Sudah kita minta untuk diperbaiki,” tegas Sendi saat dikonfirmasi, Rabu 16/12/2025

Lebih lanjut, Sendi memberikan klarifikasi penting terkait isu anggaran yang menjadi kekhawatiran publik. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi belum mengeluarkan anggaran sepeser pun untuk pembayaran proyek tersebut kepada pihak rekanan. Hal ini sekaligus menepis kekhawatiran adanya kerugian negara atas hasil pekerjaan yang belum maksimal.

“Dan belum ada pembayaran,” tambahnya singkat namun tegas.

Ketika disinggung mengenai langkah tegas atau sanksi yang akan dijatuhkan kepada CV. BELHARCO IDR—apakah berupa pembongkaran ulang atau sanksi daftar hitam (blacklist) karena dinilai tidak profesional—Sendi menjelaskan bahwa DPKP memegang teguh regulasi dan mekanisme yang berlaku dalam pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya, penerapan sanksi tidak dilakukan secara serta-merta, melainkan melalui proses evaluasi kinerja yang terukur.

“Tentu ada mekanismenya, kita evaluasi kinerjanya. Mulai dari teguran, denda bagi yang terlambat, dan putus kontrak hingga blacklist,” papar Sendi.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa DPKP masih memberikan kesempatan kepada pihak rekanan untuk menunaikan kewajibannya memperbaiki kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dalam kontrak (RAB) sebelum sanksi administrasi yang lebih berat dijatuhkan.

Sebagai informasi, proyek dengan Nomor SPK 000.3.2/E103/SPMK/Bid. PB/DPKP/X/2025 yang bersumber dari APBD T.A 2025 ini memiliki masa kerja 45 hari kalender. Masyarakat Cidadap kini menanti realisasi perbaikan di lapangan agar infrastruktur jalan tersebut dapat segera dimanfaatkan dengan aman dan nyaman.(*)

[Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 246 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Melanda Sukabumi, Dapur Rumah Warga Gunungguruh Ambruk Termakan Usia

2 April 2026 - 18:15 WIB

Petugas gabungan dari Tagana, Babinsa, dan aparat desa meninjau puing-puing dapur rumah warga yang ambruk akibat cuaca buruk dan material lapuk di Kampung Ciburial, Desa Cikujang, Sukabumi, Kamis (2/4/2026).

Musdes PAW Desa Sumberjaya Sukses Digelar, Tripudi Indriyanto Menang Mutlak

2 April 2026 - 13:47 WIB

Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa PAW Desa Sumberjaya di aula SDN Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi. Ratusan perwakilan warga mengikuti acara dengan tertib, seperti terlihat dalam foto.

Kawat Seling Putus, Jembatan Gantung Cibugel Sukabumi Ambruk Saat Warga Hendak Hadiri PAW Kades

2 April 2026 - 12:58 WIB

Kondisi Jembatan gantung Sungai Cibugel di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang ambruk dan miring kearah kanan setelah kawat seling penopang atas terputus pada Kamis pagi (2/4/2026). Lima unit sepeda motor dilaporkan terjebak di atas jembatan yang rusak tersebut.

Korsleting Listrik, Rumah Warga di Jampang Tengah Sukabumi Hangus Terbakar Tengah Malam

2 April 2026 - 07:54 WIB

Dokumentasi visual menunjukkan kobaran api yang menghanguskan atap kediaman Bapak Dedi di Kampung Bojong Lopang, Desa Jampang Tengah, Sukabumi, pada Rabu (1/4/2026) malam. Insiden yang bermula sekitar pukul 23:15 WIB ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Pemerintah Resmi Terapkan Transformasi Budaya Kerja: ASN WFH Tiap Jumat, Anggaran Triliunan Direalokasikan

1 April 2026 - 18:31 WIB

Pimpinan kementerian dan lembaga terkait mengenakan peci hitam duduk di meja konferensi di Jakarta saat mengumumkan secara resmi 'Kebijakan Transformasi Budaya Kerja dan Efisiensi Energi'. Di latar depan, lensa kamera jurnalis bersiap mengabadikan momen pemberlakuan WFH nasional bagi ASN setiap Jumat. (JAKARTA, 1 April 2026).

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penyesuaian Harga BBM di Awal April 2026

1 April 2026 - 17:52 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan penjelasan di hadapan awak media mengenai ketersediaan dan stabilitas harga BBM nasional, menepis isu kenaikan yang sempat meresahkan masyarakat.
Trending di Sukabumi