Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Feb 2026 17:05 WIB

Santi Sulastri, Srikandi di Balik Megahnya Wajah Baru Desa Sagaranten


					Kepala Desa Sagaranten, Santi Sulastri, tak kuasa menahan haru saat memberikan sambutan dalam peresmian Masjid Al-Insyirah dan Gedung Bale Binangkit, Kamis (05/02/2026). Santi menyebut pembangunan ini adalah pelunasan janji baktinya kepada warga untuk menyediakan fasilitas desa yang layak. Perbesar

Kepala Desa Sagaranten, Santi Sulastri, tak kuasa menahan haru saat memberikan sambutan dalam peresmian Masjid Al-Insyirah dan Gedung Bale Binangkit, Kamis (05/02/2026). Santi menyebut pembangunan ini adalah pelunasan janji baktinya kepada warga untuk menyediakan fasilitas desa yang layak.

JENTERANEWS.com – Di balik kemeriahan peresmian Masjid Jami “Al-Insyirah” dan Gedung Serbaguna “Bale Binangkit” pada Kamis (05/02/2026), terdapat satu sosok sentral yang menjadi motor penggerak perubahan tersebut. Ia adalah Santi Sulastri, Kepala Desa Sagaranten, yang hari itu tampak tak henti menyeka air mata haru saat menyaksikan dua fasilitas impian warganya resmi beroperasi.

Keberhasilan Pemerintah Desa Sagaranten menyelesaikan dua proyek besar sekaligus—sarana ibadah dan pusat aktivitas warga—bukanlah hal yang mudah. Dalam wawancara eksklusif usai acara, Santi mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari “perjudian” ide, keberanian mengambil keputusan, dan ketulusan merangkul aspirasi masyarakat.

Bagi Santi, hari peresmian ini adalah garis finis dari sebuah maraton panjang. Ia menuturkan, pembangunan Masjid Al-Insyirah dan Bale Binangkit bermula dari keprihatinan melihat minimnya ruang publik yang representatif di desanya.

“Jujur, hari ini rasanya plong sekali. Ini adalah mimpi panjang warga Sagaranten yang akhirnya terbayar lunas. Dulu kita bingung kalau mau rapat besar atau mengadakan kegiatan pemuda, tempatnya terbatas. Sekarang, alhamdulillah, kita punya gedung sendiri yang megah, ditambah masjid yang nyaman,” ungkap Santi dengan suara bergetar menahan haru.

Sebagai pemimpin perempuan, Santi membawa sentuhan humanis dalam setiap kebijakannya. Hal ini terlihat dari pemilihan nama gedung serbaguna, “Bale Binangkit”. Menurutnya, nama tersebut bukan sekadar label, melainkan doa dan visi kepemimpinannya.

“Kenapa namanya Bale Binangkit? Karena saya ingin gedung ini menjadi titik kebangkitan. Bangkit ekonominya, bangkit kreativitas pemudanya, dan bangkit kerukunan warganya. Gedung ini harus hidup, harus jadi rumah bagi segala hal positif di Sagaranten,” tegas Kades yang dikenal dekat dengan warganya ini.

Kepemimpinan Santi Sulastri mendapat pengakuan tinggi dari pucuk pimpinan Kabupaten Sukabumi. Kehadiran Bupati Asep Japar dan Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali secara bersamaan menjadi bukti bahwa kinerja Santi diperhitungkan. Bupati bahkan secara khusus memuji kemampuan Santi dalam mengelola anggaran desa secara transparan dan tepat sasaran.

“Kehadiran Pak Bupati dan Pak Ketua DPRD adalah suntikan moral yang luar biasa bagi saya pribadi dan seluruh perangkat desa. Ini membuktikan bahwa kalau kita bekerja lurus untuk rakyat, dukungan akan datang dari mana saja,” tambahnya.

Di akhir perbincangan, Santi tidak meminta pujian. Ia justru menitipkan pesan kerendahan hati kepada seluruh warganya. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar pasca-peresmian adalah pemeliharaan.

“Gedung dan masjid ini bukan milik Kepala Desa, tapi milik seluruh warga Sagaranten. Dibangun dari keringat rakyat, maka harus dijaga oleh rakyat. Saya titip, mari kita miliki rasa handarbeni (merasa memiliki). Kalau ada genteng bocor sedikit, jangan tunggu desa, mari kita perbaiki bersama. Kalau kotor, kita bersihkan bersama,” pungkas Santi menutup wawancara.

Kini, di tangan dingin Santi Sulastri, Desa Sagaranten telah memiliki aset berharga yang akan diwariskan lintas generasi. Ia membuktikan bahwa dengan visi yang kuat dan hati yang tulus, desa bisa membangun peradaban.(*)


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 141 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca