JENTERANEWS.com – Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Lingkungan di Kampung Pasir Haleang, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, kembali berdenyut. Setelah sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, pihak pelaksana (CV. BELHARCO IDR) terpantau telah meneruskan pengerjaan pengaspalan mulai kemarin hingga hari ini, Senin (22/12/2025).
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Sendi Apriadi, serta realisasi komitmen pihak kontraktor untuk merampungkan pekerjaan sesuai spesifikasi.
Pengawas Lapangan dari Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Arif, yang memantau langsung di lokasi, membenarkan bahwa proses pengerjaan telah dilanjutkan. Ia menjelaskan secara rinci alasan di balik penundaan yang sempat terjadi sebelumnya, yakni kombinasi antara kendala teknis alat berat dan faktor cuaca ekstrem.
“Hari ini pengerjaan dilanjutkan kembali. Kemarin memang terkendala oleh ketersediaan alat berat (stoom) dan curah hujan yang tinggi,” ujar Arif saat memberikan keterangan di lokasi proyek, Senin (22/12).
Arif menekankan bahwa keputusan untuk menghentikan sementara pekerjaan saat hujan turun adalah langkah teknis yang wajib diambil demi menjaga kualitas jalan. Memaksakan pengaspalan saat hujan justru akan membuat hasil pekerjaan menjadi sia-sia dan cepat rusak.
“Kalau dipaksakan, sebagus apapun aspal tidak akan merekat bila pemasangan dilakukan saat hujan,” jelasnya memberikan edukasi teknis.
Dalam kesempatan tersebut, Arif selaku representasi Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Desa Cidadap atas keterlambatan yang terjadi. Ia mengakui bahwa padatnya jadwal penggunaan alat berat di wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri, di mana pelaksana sebelumnya hanya mendapat jatah pemakaian alat selama dua hari.
“Saya atas nama Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi selaku pengawas kegiatan pengaspalan di Kampung Pasir Haleang, memohon maaf atas kelambatan pekerjaan tersebut. Memang betul pekerjaan sempat belum rampung dikarenakan terbatasnya alat berat, sedangkan curah hujan tinggi,” tutur Arif.
Namun, dengan kondisi cuaca yang mendukung hari ini, Arif optimis pekerjaan akan segera tuntas dengan hasil yang maksimal sesuai harapan warga.
“Alhamdulillah sekarang dalam tahap pengerjaan kembali. Cuaca hari ini mendukung cukup cerah, Insya Allah cepat selesai. Saya ucapkan banyak terima kasih atas pengertian warga,” pungkasnya.
Dengan dilanjutkannya pengerjaan ini, polemik mengenai kualitas jalan yang sempat dianggap “asal jadi” kini terjawab. Masyarakat diharapkan dapat segera menikmati akses jalan lingkungan yang mulus dan layak dalam beberapa hari ke depan.(*)
(Hamjah)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















