Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Jun 2026 19:50 WIB

Serap Aspirasi Dapil V, Anggota DPRD Sukabumi Ai Sri Mulyati Dorong Perubahan Perbup Jalan Lingkungan


					Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., sedang memberikan sambutan dalam acara Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 di Dapil V, Jumat (5/6/2026). Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., sedang memberikan sambutan dalam acara Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 di Dapil V, Jumat (5/6/2026).

JENTERANEWS.com  — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., menggelar agenda Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026. Kegiatan yang berpusat di Dapil V tersebut dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi struktur partai sekaligus menjaring aspirasi langsung dari masyarakat di sembilan kecamatan.

Dalam sambutannya, Ai Sri Mulyati menegaskan bahwa kehadiran para perwakilan kader dan tokoh masyarakat dari sembilan kecamatan di Dapil V ini memegang peranan krusial sebagai jembatan informasi.

“Bapak dan Ibu yang hadir hari ini adalah ‘corong’ atau penyambung lidah masyarakat. Dari sembilan kecamatan, semuanya berkumpul di satu titik ini untuk membawa dan mengawal aspirasi warga yang ada di bawah,” ujar Ai Sri Mulyati di hadapan para konstituen, Jumat (5/6/2026).

Menanggapi dinamika pembangunan di Kabupaten Sukabumi, Ai menjelaskan adanya sejumlah penyesuaian anggaran (refocusing) yang terjadi dari pemerintah pusat hingga ke tingkat daerah pada tahun anggaran 2026. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi di bawah arahan Bupati tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan kabupaten.

“Saat ini program bupati memang lebih menekankan pada perbaikan jalan kabupaten. Mengingat untuk jalan-jalan desa, kedepannya akan diakomodasi melalui program strategis lainnya. Oleh karena itu, kami di DPRD diarahkan untuk mengawal penuh percepatan pembangunan infrastruktur jalan kabupaten tersebut,” tambahnya.

Selain jalan kabupaten, isu pelayanan BPJS, pendidikan, dan pembangunan jalan lingkungan (jaling) turut menjadi sorotan utama dalam reses kali ini. Ai mengungkapkan bahwa pembangunan jalan lingkungan di pedesaan saat ini masih terkendala oleh batasan Peraturan Bupati (Perbup) yang dinilai belum berpihak secara merata.

“Saat ini pembangunan jalan lingkungan berdasarkan Perbup baru mencakup tujuh kecamatan kota/sentral. Berdasarkan data Dinas terkait, capaian pembangunan di tujuh kecamatan tersebut sudah menyentuh 82% pada akhir tahun 2025, dan sisa 18% ditargetkan rampung pada tahun 2026 ini,” papar Ai.

Melihat kondisi tersebut, legislator PKS ini menegaskan bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi tengah berjuang keras mendorong perubahan Perbup tersebut agar anggaran pembangunan jalan lingkungan bisa dialokasikan secara merata ke wilayah pedesaan, termasuk di wilayah Dapil V yang mencakup wilayah Sagaranten, Jampang Tengah, Lengkong, Pabuaran, Purabaya, dan sekitarnya.

Lebih lanjut, Ai Sri Mulyati juga mengkritisi pola pelaksanaan proyek fisik di lapangan yang kerap ditumpuk di akhir tahun anggaran (bulan Desember). Menurutnya, faktor cuaca di akhir tahun seringkali menurunkan kualitas dan daya tahan infrastruktur yang dibangun.

DPRD Kabupaten Sukabumi mendesak adanya penguatan tim monitoring pembangunan agar pengerjaan proyek berjalan sesuai perencanaan awal (timeline). “Kami berharap pengerjaan tidak dikumpulkan di akhir. Kemarin sudah ada yang disurvei untuk titik jalan kabupaten, kita harapkan pembangunannya segera dieksekusi di bulan-bulan mendatang agar kualitasnya maksimal,” tegasnya.

Menutup arahannya, Ai mengingatkan seluruh struktur dan kader PKS untuk terus konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa harus menunggu momentum politik atau menjelang pemilu saja. Tugas utama kader adalah menjadi pelayan dan pengayom yang responsif terhadap keluhan warga sehari-hari.

Acara reses kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif dan pengisian lembar aspirasi oleh warga yang hadir untuk kemudian ditindaklanjuti dalam pokok-pokok pikiran (Pokpir) DPRD Kabupaten Sukabumi. (Mardi)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, 9 Tersangka dan 15 Motor Diamankan

5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Samian bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Sukabumi saat memeriksa deretan sepeda motor hasil sitaan dari sindikat curanmor dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 15 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026.

Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Ilustrasi: Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

Dongkrak Pelayanan Publik, DKP Sukabumi Jaring 8 Inovasi Pangan Unggulan

5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom. (tengah, kemeja batik putih), berfoto bersama perwakilan Tim Penilai dari BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Irvan Aprianto, S.Pi., M.Si. (keenam dari kiri, rompi hitam), beserta jajaran pejabat struktural dan peserta usai pembukaan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula DKP, Jumat (5/6).

Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Desa di Parakansalak Sukabumi Dikepung Longsor dan Banjir Irigasi

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

Tim gabungan PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, bersama petugas Babinsa, Babinmas, Pol PP, dan P2BK, melakukan asesmen lapangan di lokasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi yang jebol di Kampung Babakan, Desa Sukatani, Parakansalak, pada Kamis (4/6/2026). Jebolnya infrastruktur ini menyebabkan ± 50 hektare sawah warga kini dalam kondisi kering. Tampak petugas sedang mengamati aliran air di area tanggul yang hancur.

Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Panggung di Jampangkulon Sukabumi Ludes Dilalap Api

5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kobaran api tampak menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung berukuran 5x6 meter di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis sore (4/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah ini diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Saat ini, penghuni rumah dilaporkan selamat dan mengungsi ke rumah kerabat.

Di Tengah Isu Pemotongan Anggaran, Anggota DPRD Sukabumi Ini Berjanji Tak Akan Menyerah demi Warga

4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji, S.E. (kemeja biru), hadir di hadapan warga dalam kegiatan Reses Kedua di Desa Cikarang. Di tengah tantangan fiskal akibat program nasional seperti MBG, Paoji (terlihat mendengarkan sambutan) menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi aspirasi warga Cidolog.
Trending di Sukabumi