Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jun 2026 20:34 WIB

Serap Aspirasi Warga Ciemas, Anggota DPRD Sukabumi Andri Hidayana Gelar Reses dan Santuni Anak Yatim


					Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa) Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa)

JENTERANEWS.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana, menggelar agenda Reses Kedua Tahun Anggaran 2026. Berlangsung di kediamannya di Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, pada Sabtu (6/6/2026), kegiatan penyerapan aspirasi ini turut dirangkaikan dengan aksi bakti sosial.

Kegiatan tatap muka tersebut dihadiri oleh jajaran kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tokoh masyarakat setempat, serta ratusan warga yang bermukim di kawasan Pajampangan. Selain menjadi wadah dialog interaktif, agenda ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada kaum lanjut usia (jompo) dan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial wakil rakyat terhadap masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Andri Hidayana menegaskan bahwa masa reses merupakan instrumen dan momentum krusial bagi setiap anggota legislatif. Hal ini ditujukan untuk mendengarkan langsung keluhan, kebutuhan, dan harapan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga dapat menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Andri di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan dialog bersama warga, usulan dan aspirasi yang mencuat masih didominasi oleh sektor pembangunan fisik. Warga menyoroti urgensi peningkatan infrastruktur, khususnya perbaikan kondisi jalan lingkungan serta jalan penghubung antarwilayah yang dinilai membutuhkan penanganan segera.

Lebih lanjut, sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian dan mata pencaharian utama warga setempat juga menjadi sorotan. Masyarakat mendesak adanya pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi pertanian guna mendongkrak produktivitas hasil tani di wilayah Pajampangan.

“Mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat memang berkaitan erat dengan infrastruktur jalan dan irigasi pertanian. Aspirasi ini tentu akan kami tampung dan perjuangkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di parlemen,” tegas sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Sukabumi tersebut.

Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mengawal berbagai usulan dari masyarakat akar rumput agar dapat terintegrasi ke dalam program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi dan direalisasikan berdasarkan skala prioritas.

Secara keseluruhan, kegiatan reses berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog dan menitipkan asa pembangunan demi kemajuan wilayah Desa Ciwaru dan Kecamatan Ciemas ke depannya.(adv)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh

8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Buruh Gelar Sujud Syukur di Jakarta Pasca-Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Potret seorang pria bernama AMRULL dalam kerumunan massa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat. Pria tersebut tampak mengenakan seragam biru berlambang Bendera Merah Putih di lengan kiri serta kacamata hitam dan peci.

PEMKAB SUKABUMI DUKUNG PENUH MUKERDA MUI: LANGKAH STRATEGIS RUMUSKAN PROGRAM KHIDMAT UMAT

6 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wakil Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca