Menu ✖

Mode Gelap

Kabar Daerah · 2 Mar 2025 11:34 WIB

Sinergi Strategis: Sukabumi Gandeng Bank Indonesia Kembangkan Agroindustri Kabandungan


					Pertemuan penting antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat di Hotel Laska Sukabumi, membahas rencana pengembangan agroindustri Kabandungan. Perbesar

Pertemuan penting antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat di Hotel Laska Sukabumi, membahas rencana pengembangan agroindustri Kabandungan.

JENTERANEWS.com– Di tengah upaya mempercepat pembangunan daerah, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah strategis dengan menggandeng Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat untuk mengembangkan kawasan agroindustri di Kabandungan.

Pertemuan pendahuluan yang berlangsung di Hotel Laska Sukabumi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bappelitbangda, dan Kepala Desa Cipeteuy Kecamatan Kabandungan. Dari pihak BI, hadir Kepala Divisi Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Cecep Ridwan, beserta tim pengembangan UMKM.

Dalam pertemuan tersebut, Cecep Ridwan memaparkan pilar-pilar BI dalam mendukung ketahanan pangan serta program prioritas BI tahun 2025. Peluang kerja sama pembangunan kawasan agroindustri Kabandungan diharapkan dapat bersinergi dengan program-program prioritas tersebut.

“Kerja sama ini adalah langkah penting untuk mengakselerasi pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di Kabandungan. Kami berharap sinergi dengan BI dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Dalam rangka mewujudkan rencana pembangunan kawasan agroindustri Kabandungan, disepakati perlunya pemetaan potensi dan masalah, penyusunan konsep dan rencana tindak lanjut pengembangan, serta pembagian peran yang jelas antar pemangku kepentingan. Hal ini bertujuan untuk menghindari tumpang tindih penanganan dan memastikan efektivitas program.

BI, dengan berbagai program dan model bisnis yang telah sukses diterapkan di wilayah lain di Jawa Barat, menawarkan peluang kerja sama yang luas. Di antaranya adalah peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan, peningkatan produksi melalui digital farming, pengolahan dan hilirisasi produk, literasi keuangan, pembiayaan, dan pemasaran melalui business matching.

“Kami siap mendukung pengembangan agroindustri Kabandungan melalui berbagai program yang kami miliki. Kami yakin, dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan kawasan agroindustri yang maju dan berdaya saing,” tutur Cecep Ridwan.

Rencana kerja sama ini disambut baik oleh Kepala Desa Cipeteuy, yang berharap dapat membawa perubahan positif bagi para petani di wilayahnya. “Kami sangat antusias dengan rencana ini. Kami berharap, dengan dukungan dari pemerintah daerah dan BI, para petani di Kabandungan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Pengembangan kawasan agroindustri Kabandungan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Bank Indonesia ini menjadi contoh nyata sinergi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.(*)

Laporan : Ijus


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Perpanjang Kontrak 8.070 PPPK Paruh Waktu, 94 Pegawai Dipastikan Coret

9 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugerah, mengonfirmasi perpanjangan perjanjian kerja bagi 8.070 PPPK paruh waktu, dan 94 orang tidak diperpanjang karena berbagai alasan obyektif.

Dipicu Pembakaran Sampah, Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga di Cidadap Sukabumi

8 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Petugas memadamkan api yang menghanguskan kebun pisang di Kampung Cibeureum, Desa Padasenang, Cidadap, Sukabumi, Kamis (8/10/2026). Kebakaran yang dipicu pembakaran sampah ini menghanguskan 2.000 meter persegi lahan dan merusak kabel listrik warga.

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh

8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca