Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Mar 2025 09:41 WIB

Sukabumi Memanas: Ketua DPRD Didorong Pimpin IPSI, Muskab Jadi Ajang Pembuktian Soliditas Pencak Silat


					Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, menerima dukungan kuat dari IPSI untuk maju sebagai calon ketua dalam Muskab mendatang. Soliditas organisasi menjadi fokus utama dalam audiensi di DPRD, Kamis (27/2/2025). Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, menerima dukungan kuat dari IPSI untuk maju sebagai calon ketua dalam Muskab mendatang. Soliditas organisasi menjadi fokus utama dalam audiensi di DPRD, Kamis (27/2/2025).

JENTERANEWS.com – Aura politik dan semangat olahraga bercampur di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/2/2025). Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi menggelar audiensi penting, bukan sekadar persiapan Musyawarah Kabupaten (Muskab), tetapi juga panggung deklarasi dukungan kuat agar Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, S.IP, maju sebagai calon ketua IPSI.

“Soliditas adalah napas IPSI,” tegas Budi Azhar di hadapan para tokoh pencak silat, pengurus kecamatan, dan perwakilan paguron se-Kabupaten Sukabumi. Dukungan mengalir deras, mengamini sosoknya sebagai figur pemersatu dan pembawa perubahan.

Drs. HM Hilmi Sutikno, MM., MBA., CQM, Ketua Caretaker IPSI, tak ragu menyatakan, “Dukungan untuk Pak Budi Azhar sangat besar. Kami yakin, di bawah kepemimpinan beliau, IPSI Kabupaten Sukabumi akan melesat lebih jauh.”

Muskab yang dinanti bukan hanya ajang pemilihan ketua, tetapi juga pembuktian soliditas organisasi. Di pundak ketua terpilih, harapan besar diletakkan: mengoptimalkan potensi atlet pencak silat Sukabumi, yang selama ini menjadi andalan Jawa Barat.

“Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi warisan budaya. Mari kita jaga dan kembangkan bersama,” pungkas Budi Azhar, membakar semangat persatuan.

Akankah Budi Azhar menerima tantangan ini? Mampukah Muskab menghasilkan kepemimpinan yang solid? Jawabannya akan terungkap dalam waktu dekat, saat Sukabumi menentukan arah baru pencak silatnya.(*)

Laporan: Ijus


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 195 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Desa Curugkembar Jadi Tuan Rumah Pembekalan Wirausaha Purna Pekerja Migran Sukabumi

16 September 2026 - 10:40 WIB

Kelompok peserta purna pekerja migran, mengenakan sarung tangan dan berkerudung, antusias mengikuti sesi praktik kewirausahaan di Aula Desa Curugkembar. Mereka terlihat didampingi oleh fasilitator dan mempraktikkan keterampilan produksi menggunakan peralatan

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca