Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Mar 2026 16:47 WIB

Tingkatkan Kualitas Akuntabilitas, BPK RI Gelar Pemeriksaan Interim di Kabupaten Sukabumi; Bupati Tegaskan Perbaikan Berkelanjutan


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar (keempat dari kiri) didampingi jajaran perangkat daerah secara simbolis menyerahkan dokumen kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan (kelima dari kiri) pada acara Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Pendopo Sukabumi, Senin (2/3/2026). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan akuntabilitas dan kualitas tata kelola keuangan daerah. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (keempat dari kiri) didampingi jajaran perangkat daerah secara simbolis menyerahkan dokumen kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan (kelima dari kiri) pada acara Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Pendopo Sukabumi, Senin (2/3/2026). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan akuntabilitas dan kualitas tata kelola keuangan daerah.

JENTERANEWS.com Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat resmi melaksanakan tahapan pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan tata usaha dan keuangan daerah berjalan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan.

Rangkaian pemeriksaan ini ditandai dengan digelarnya Entry Meeting di Pendopo Sukabumi, Senin (2/3/2026).

Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menjelaskan bahwa pemeriksaan tahap awal ini menerjunkan tujuh orang auditor berpengalaman. Proses pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 13 Februari hingga 14 Maret 2026.

“Ini merupakan amanah untuk pemeriksaan keuangan rutin setiap tahun. Tim sudah hadir di sini sejak 13 Februari lalu,” ujar Eydu dalam sambutannya.

Menurut Eydu, pemeriksaan interim berfokus pada langkah mitigasi dan identifikasi awal sebelum memasuki tahap pemeriksaan yang lebih intensif (terinci). Pada fase ini, BPK akan melihat kesesuaian draf laporan sekaligus memberi ruang bagi instansi untuk melengkapi kekurangan dokumen pertanggungjawaban.

“Enaknya, segala catatan itu langsung ditampung. Kehadiran kami di sini adalah untuk mengajak bapak dan ibu mengidentifikasi permasalahan lebih awal. Catatan-catatan penting ini nantinya menjadi rujukan agar kualitas laporan pertanggungjawaban daerah bisa jauh lebih baik dan akuntabel,” tambahnya.

Menyambut baik arahan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan komitmen jajarannya untuk selalu responsif terhadap setiap arahan dan rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI. Menurutnya, kepatuhan terhadap rekomendasi BPK adalah kunci utama yang selama ini mengantarkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kali ini pun, kami sangat berharap dapat memperoleh masukan yang konstruktif. Evaluasi dari BPK sangat kami butuhkan guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperkuat sistem pengendalian internal di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ungkap H. Asep Japar.

Ia meyakini bahwa tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel akan berbanding lurus dengan keberhasilan pembangunan. “Ujungnya, sistem yang baik ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Sukabumi,” bebernya.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Asep Japar memberikan instruksi langsung kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah agar bersikap kooperatif, proaktif, dan transparan selama tim BPK bertugas.

“Saya minta penuhi semua kebutuhan data dan dokumen yang diminta oleh BPK RI secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Jadikan setiap masukan maupun rekomendasi yang diberikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya memungkasi acara.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca