Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Sep 2025 13:37 WIB

Tingkatkan Standar Keamanan Pangan, Dinkes Kabupaten Sukabumi Imbau Pelaku Usaha ‘Dapur MBG’ Urus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi


					Kepala Bidang PPKMM Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr. Hj. Solitaire Ram Mozes, MM, saat menyampaikan imbauan resmi mengenai kewajiban Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi pelaku usaha kuliner 'Dapur MBG', Kamis (18/9/2025). Perbesar

Kepala Bidang PPKMM Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr. Hj. Solitaire Ram Mozes, MM, saat menyampaikan imbauan resmi mengenai kewajiban Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi pelaku usaha kuliner 'Dapur MBG', Kamis (18/9/2025).

JENTERANEWS.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi mengeluarkan imbauan resmi yang ditujukan kepada seluruh pemilik dan penanggung jawab usaha kuliner yang tergabung dalam ‘Dapur MBG’ di wilayah Kabupaten Sukabumi. Imbauan ini menekankan pentingnya standarisasi keamanan pangan melalui kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Seruan ini disampaikan secara langsung oleh dr. Hj. Solitaire Ram Mozes, MM, selaku Kepala Bidang Pengawasan Perbekalan Kesehatan dan Makanan Minuman (PPKMM) Dinkes Kabupaten Sukabumi. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah krusial untuk menjamin mutu dan keamanan produk yang dihasilkan oleh para pelaku usaha.

“Saya atas nama Dinas Kesehatan mengimbau untuk para owner dan juga SPPG (Penanggung Jawab Pangan) dari Dapur-Dapur MBG yang ada di wilayah kerja Kabupaten Sukabumi, yuk segera membuat SLHS untuk dapurnya masing-masing,” ujar dr. Solitaire.

SLHS sendiri merupakan bukti tertulis yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebagai jaminan bahwa suatu tempat usaha makanan telah memenuhi standar baku mutu dan persyaratan kesehatan pangan olahan siap saji.

Proses Mudah dengan Dukungan Penuh dari Dinas Kesehatan

Lebih lanjut, dr. Solitaire menjelaskan bahwa proses pengajuan SLHS kini dapat dilakukan secara mandiri dan lebih efisien melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang terintegrasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi.

Memahami bahwa pelaku usaha mungkin memerlukan pendampingan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk memberikan bantuan penuh dalam memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

“Untuk persyaratan pembuatan SLHS, Dinas Kesehatan akan membantu untuk pembuatan IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan) dan juga PKP (Pelatihan Keamanan Pangan) bagi semua penjamah makanan yang ada di Dapur MBG,” jelasnya.

Bantuan ini mencakup dua aspek penting:

  1. Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL): Tim dari Dinkes akan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi usaha untuk memastikan fasilitas dan lingkungan produksi telah sesuai dengan standar kebersihan dan sanitasi yang berlaku.
  2. Pelatihan Keamanan Pangan (PKP): Seluruh staf yang terlibat dalam pengolahan makanan akan diberikan pelatihan khusus untuk menjamin mereka memiliki pengetahuan yang cukup dalam menangani bahan makanan secara higienis dan aman.

Langkah proaktif dari Dinas Kesehatan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku usaha kuliner di Sukabumi, khususnya Dapur MBG, untuk tidak hanya berfokus pada cita rasa, tetapi juga menjadikan keamanan dan kebersihan sebagai prioritas utama.

Bagi para pelaku usaha yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat langsung menghubungi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi atau secara spesifik berkoordinasi dengan Bidang PPKMM.(*)

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca