Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Jun 2026 13:38 WIB

Tragedi Muara Pasir Putih: Satu Wisatawan Ditemukan Tewas, Tim SAR Perluas Area Pencarian


					Pantauan udara memperlihatkan aktivitas Tim SAR gabungan yang tengah mendaratkan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) di bibir pantai pesisir Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (20/6). Tampak personel Basarnas bersama unsur aparat dan warga setempat berkerumun di sekitar perahu seusai mengevakuasi jasad korban Ahmad Efendi (36) dan tengah bersiaga untuk melanjutkan operasi pencarian satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang terseret arus. Perbesar

Pantauan udara memperlihatkan aktivitas Tim SAR gabungan yang tengah mendaratkan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) di bibir pantai pesisir Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (20/6). Tampak personel Basarnas bersama unsur aparat dan warga setempat berkerumun di sekitar perahu seusai mengevakuasi jasad korban Ahmad Efendi (36) dan tengah bersiaga untuk melanjutkan operasi pencarian satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang terseret arus.

JENTERANEWS.com — Harapan keluarga untuk menemukan korban tenggelam di pesisir selatan Sukabumi perlahan menemui titik terang. Tim gabungan Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan jasad Ahmad Efendi (36), satu dari dua wisatawan yang dilaporkan hilang tergulung ombak di Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (20/6) pagi, menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga, sementara pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan.

Upaya pencarian yang dilanjutkan sejak fajar membuahkan hasil sekitar pukul 08.40 WIB. Jasad Ahmad Efendi ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi pertama kali ia dilaporkan tenggelam.

“Korban kami temukan pagi ini dalam posisi telungkup terapung di perairan, pada radius 200 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi dan langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, Sabtu (20/6).

Meski satu korban telah dievakuasi, operasi kemanusiaan ini belum usai. Puluhan personel SAR gabungan kini memfokuskan pencarian terhadap korban kedua, yakni seorang anak berusia 12 tahun bernama Tobi Efendi.

Untuk memaksimalkan peluang penemuan, komando SAR gabungan memutuskan untuk memperluas area penyisiran dengan menerapkan tiga strategi utama:

  • Penyisiran Laut: Mengerahkan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) untuk menyisir perairan hingga sejauh 2 Nautical Mile (Nm) dari titik kejadian.

  • Penyisiran Darat: Tim darat bergerak menyusuri garis pantai sejauh 2 kilometer ke arah barat dan 2 kilometer ke arah timur.

  • Pemantauan Udara: Mengudara menggunakan drone guna memantau area pesisir secara visual dari ketinggian hingga radius 200 meter.

Medan pesisir selatan yang terkenal dengan ombak dan arusnya yang kuat membuat tim harus ekstra waspada. Dalam operasi ini, puluhan personel dari berbagai elemen disiagakan, menunjukkan sinergi yang kuat antarinstansi dan masyarakat.

Unsur yang terlibat meliputi Pos SAR Sukabumi, Satpolair Polres Sukabumi, Pos TNI AL Ujung Genteng, P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi, Pramuka SAKA SAR, Balawista, serta dukungan penuh dari relawan Jampang Peduli, Komunitas Sehati, nelayan Ujung Genteng, dan perangkat desa setempat.

Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (19/6) sore, sekitar pukul 16.25 WIB. Saat itu, Ahmad Efendi dan Tobi Efendi tengah asyik berenang di kawasan Muara Sungai Pasir Putih.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kegembiraan tersebut berubah menjadi kepanikan ketika keduanya diduga mengalami kesulitan di dalam air akibat terseret arus bawah yang kuat. Kedua korban sempat terlihat meronta dan berteriak meminta pertolongan, namun nahas, derasnya arus lebih cepat menggulung tubuh mereka sebelum bantuan tiba.

Pihak berwenang kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh wisatawan agar mematuhi rambu batas aman berenang dan selalu waspada terhadap perubahan arus ombak laut selatan yang kerap memakan korban.(*Aris Jampang*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Pemkab Sukabumi Lindungi 417 Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan dari Dana DBHCHT

20 Juni 2026 - 11:34 WIB

(Pelabuhanratu, Sukabumi) – Bupati Sukabumi H. Asep Japar (dua dari kiri) secara simbolis menyerahkan plakat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 417 pekerja rentan kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian (tiga dari kiri). Penyerahan yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) TA 2026 ini disaksikan oleh Wakil Bupati, Sekda, dan pejabat lainnya dalam Rapat Dinas Bulan Juni 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).

Petaka Liburan di Muara Cipanarikan: Ayah Ditemukan Tewas Terseret Ombak, Sang Anak Masih Misteri

20 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tim gabungan memindahkan kantong jenazah Ahmad Efendi (36), wisatawan asal Bogor yang ditemukan tewas setelah terseret arus, dari perahu karet di Pantai Pasir Putih, Sukabumi, pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Tak Tunggu Program Rutilahu: Warga dan Forkopimcam Purabaya Swadaya Bangun Rumah Mak Mimin

19 Juni 2026 - 19:21 WIB

Anggota TNI dari Posramil Purabaya turun langsung membaur bersama unsur masyarakat dan relawan saat membongkar dan membersihkan lahan bekas gubuk reyot milik Mak Mimin di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Jumat (19/6/2026).

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak Sukabumi, Dua Warga Turut Menjadi Korban

19 Juni 2026 - 18:49 WIB

Warga dan petugas mengevakuasi area perlintasan sebidang setelah truk box bernomor polisi F 8364 TE tertabrak Kereta Api Pangrango di Karangtengah, Cibadak, Sukabumi, Jumat (19/6/2026). Truk terpental dan menyambar seorang pengendara motor serta warga lainnya.

BAPENDA GANDENG APARATUR KECAMATAN UNTUK OPTIMALKAN PAD KABUPATEN SUKABUMI

18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan arahan dalam rapat koordinasi pemetaan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran aparatur kewilayahan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026).
Trending di Sukabumi