Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Jun 2026 19:21 WIB

Tak Tunggu Program Rutilahu: Warga dan Forkopimcam Purabaya Swadaya Bangun Rumah Mak Mimin


					Anggota TNI dari Posramil Purabaya turun langsung membaur bersama unsur masyarakat dan relawan saat membongkar dan membersihkan lahan bekas gubuk reyot milik Mak Mimin di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Jumat (19/6/2026). Perbesar

Anggota TNI dari Posramil Purabaya turun langsung membaur bersama unsur masyarakat dan relawan saat membongkar dan membersihkan lahan bekas gubuk reyot milik Mak Mimin di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Jumat (19/6/2026).

JENTERANEWS.com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali menggema di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Berbagai unsur masyarakat yang terdiri dari jajaran Forkopimcam Purabaya, Posramil Purabaya, Komunitas Oyag, Komunitas Offroad Bukit Parahyangan, serta warga Desa Cimerang bersinergi saling bahu-membahu untuk membedah rumah seorang lansia, Mak Mimin (60), pada Jumat (19/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini diawali dengan pembongkaran total bangunan lama kediaman Mak Mimin yang berlokasi di Kampung Cinangka RT 04/06, Desa Cimerang. Rumah berdinding anyaman bambu tersebut dinilai sudah tidak layak dan tidak aman untuk dihuni. Bagian atapnya mulai melendut tajam, dinding bilik banyak yang berlubang dan rusak, serta tiang penyangganya telah rapuh dimakan usia, sehingga sangat berpotensi roboh dan membahayakan keselamatan penghuninya.

Camat Purabaya, Kurnia Lismana, menjelaskan bahwa pemerintah sejatinya tidak tinggal diam. Rumah Mak Mimin telah lama diajukan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan program RTLH lainnya. Namun, keterbatasan anggaran daerah dan belum bergulirnya program tersebut membuat realisasi tertunda.

“Usulan bantuan untuk Bu Mimin sebenarnya sudah masuk sejak lama. Karena programnya belum berjalan, akhirnya kami bersama masyarakat dan para donatur mengambil langkah gotong royong agar beliau segera memiliki rumah yang lebih layak,” ujar Kurnia.

Kurnia menambahkan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam aksi bedah rumah ini menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong dan kepedulian masih mengakar kuat di Purabaya. Ia berharap, kolaborasi semacam ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.

Dukungan penuh juga mengalir dari institusi militer setempat. Danposramil Purabaya, Peltu Kosasih, menegaskan bahwa keterlibatan TNI tidak hanya sebatas tenaga fisik, melainkan juga dukungan materiel.

“Kami bersama Komunitas Oyag ikut bergotong royong, termasuk memberikan kontribusi anggaran. Kami juga mengajak Komunitas Offroad Bukit Parahyangan agar bersama-sama membantu proses pembangunan rumah Bu Mimin,” ungkap Peltu Kosasih.

“Semoga semua prosesnya diberikan kemudahan dan berjalan lancar sampai selesai,” tambahnya.

Di balik aksi solidaritas ini, tersembunyi kisah hidup Mak Mimin yang memilukan. Lansia sebatang kara ini harus berjuang menyambung hidup dengan keterbatasan ekonomi yang mendera. Meski telah terdaftar sebagai penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), kondisi fisik Mak Mimin terus menurun, diperparah dengan penyakit katarak yang menyerang kedua matanya hingga mengganggu penglihatannya.

Untuk bertahan hidup sehari-hari, Mak Mimin hanya bisa mengandalkan belas kasih dan pekerjaan serabutan yang ditawarkan oleh tetangga sekitarnya.

“Kalau ada yang nyuruh kerja ya kerja, kalau tidak ada ya di rumah saja. Mata saya sudah tidak kelihatan karena katarak,” tutur Mak Mimin dengan nada pasrah namun menyimpan rasa syukur atas bantuan yang datang.

Kepala Desa Cimerang, Nyanyang Resmana, turut mengapresiasi inisiatif warganya. Ia membenarkan bahwa pihak desa telah berupaya menempuh jalur birokrasi, namun urgensi kondisi rumah Mak Mimin memaksa semua pihak untuk bertindak lebih cepat melalui skema swadaya masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat peduli. Dana sudah mulai terkumpul dan Insya Allah proses pembangunan fisik rumah akan dimulai secara efektif pada hari Senin mendatang,” terang Nyanyang.

Aksi pembongkaran dan rencana pembangunan ulang rumah Mak Mimin bukan sekadar pendirian sebuah bangunan, melainkan wujud nyata dari kemanusiaan. Di balik kerentaan dan kesendiriannya, kepedulian warga berhasil menyalakan kembali secercah harapan agar Mak Mimin dapat menikmati masa tuanya di bawah atap yang aman, nyaman, dan layak.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak Sukabumi, Dua Warga Turut Menjadi Korban

19 Juni 2026 - 18:49 WIB

Warga dan petugas mengevakuasi area perlintasan sebidang setelah truk box bernomor polisi F 8364 TE tertabrak Kereta Api Pangrango di Karangtengah, Cibadak, Sukabumi, Jumat (19/6/2026). Truk terpental dan menyambar seorang pengendara motor serta warga lainnya.

BAPENDA GANDENG APARATUR KECAMATAN UNTUK OPTIMALKAN PAD KABUPATEN SUKABUMI

18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan arahan dalam rapat koordinasi pemetaan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran aparatur kewilayahan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026).

Dukung Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Sukabumi: Ruang Bentuk Karakter Generasi Muda

18 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah/kemeja putih dengan logo), berfoto bersama jajaran pengurus, panitia, dan perwakilan pemuda masjid usai memberikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia 2026 di Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026). (Foto: Istimewa)

Wujudkan Generasi Emas, SPPG Neglasari Dua Sukabumi Komit Sajikan Menu Bergizi dan Higienis

18 Juni 2026 - 14:23 WIB

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Sukabumi Gencarkan Edukasi Lewat Operasi ASAP

18 Juni 2026 - 09:18 WIB

Narasumber dari Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi, bersama dengan pembawa acara radio, berpose di studio radio usai kegiatan sosialisasi identifikasi cukai rokok ilegal pada Rabu (17/6/26).

Kisah Pilu Ibu Mimin: Lansia Tua di Purabaya Bertahan Hidup di Gubuk Nyaris Roboh dengan Penglihatan Terbatas

17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Ibu Mimin (60), lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara, tampak tertunduk lesu di dalam tempat tinggalnya di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Keterbatasan penglihatan dan himpitan ekonomi memaksanya bertahan hidup dalam kondisi yang serba memprihatinkan tanpa jaminan kenyamanan di masa tuanya.
Trending di Sukabumi