Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Jun 2026 14:23 WIB

Wujudkan Generasi Emas, SPPG Neglasari Dua Sukabumi Komit Sajikan Menu Bergizi dan Higienis


					Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat Perbesar

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat

JENTERANEWS.com – Upaya pemenuhan gizi seimbang yang higienis dan tepat sasaran bagi generasi muda kian diperkuat di tingkat daerah. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Neglasari Dua yang berlokasi di Kampung Cipari RT 05/RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Kehadiran fasilitas ini membawa misi besar dalam mendukung program kesehatan nasional melalui penyediaan konsumsi berkualitas.

Secara operasional, SPPG Neglasari Dua menjalankan tiga fungsi strategis sekaligus. Pertama, sebagai Dapur Produksi yang bertugas memasak dan menyiapkan makanan bergizi seimbang setiap hari sesuai dengan standar ahli gizi. Kedua, sebagai Pusat Distribusi yang mengelola logistik agar makanan sampai ke sekolah penerima secara tepat waktu dan higienis. Ketiga, tempat ini bertindak sebagai Penggerak Ekonomi karena menyerap tenaga kerja lokal serta membeli bahan baku langsung dari petani dan peternak setempat.

Kepala SPPG Dapur Mandiri Nusantara Neglasari Dua, Deo, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas pelayanan. Sebagai pimpinan yang ditugaskan langsung dari Sumatera Utara, ia memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai dengan standar prosedur yang ketat.

“Tugas saya di sini difungsikan untuk memantau bagaimana kelayakan dapur ini, memperhatikan para relawan dalam bekerja, serta memastikan Standard Operating Procedure (SOP) dijalankan dengan baik,” ujar Deo saat diwawancarai.

Ia mengakui bahwa pada awal berjalannya dapur per tanggal 8 Juni lalu sempat terjadi sedikit dinamika operasional. Namun, berkat kompetensi dan pelatihan yang telah dijalani para relawan, saat ini kondisi dapur sudah berjalan dengan stabil. “Sekarang rekan-rekan relawan sudah bisa menjalankan dapur dengan mandiri karena mereka memang berpengalaman di bidangnya,” tambahnya.

Komitmen mutu ini diperkuat oleh kehadiran Asep Setiani, seorang ahli gizi asal Cianjur yang bertugas mengawal kandungan nutrisi dan higienitas makanan di SPPG Neglasari Dua. Asep menjelaskan bahwa ruang lingkup tugasnya berfokus penuh pada perhitungan nilai gizi yang akurat serta pengendalian rantai pasok.

“Saya fokus dalam perhitungan nilai gizi. Bukan cuma itu, saya juga mengontrol dari segi kebersihan bahan, kedatangan barang, hingga persiapan bentuk makanan yang berkaitan dengan kesehatan. Saya terjun langsung di situ,” tegas Asep yang telah mengawal dapur ini dalam sebulan terakhir. Pengawasan ketat ini dibagi ke dalam empat divisi utama, yaitu Divisi Bahan Baku, Divisi Masak, Divisi Persiapan, dan Divisi Distribusi.

Di lini lapangan, kelancaran distribusi logistik dan hubungan masyarakat dikomandoi oleh Yopi selaku Asisten Lapangan Luar SPPG Neglasari Dua. Yopi memaparkan bahwa memasuki minggu kedua operasional, program ini mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari pihak sekolah dan orang tua murid.

“Alhamdulillah, tanggapan para wali murid dan guru semuanya positif. Kami ingin memberikan yang terbaik sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN),” kata Yopi.

Terkait jangkauan distribusi, Yopi menjelaskan bahwa wilayah terjauh yang dilayani mencakup wilayah Desa Margaluyu hingga ke ujung Desa Neglasari. Kendati dihadapkan pada tantangan geografis dan infrastruktur jalan yang kurang prima, hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim SPPG Neglasari Dua untuk mengantarkan makanan tepat waktu.

“Kami usahakan, walaupun jaraknya jauh dan kondisi jalannya rusak, kami tetap melayani sesuai dengan arahan Bapak Presiden agar makanan sampai sesuai jadwal yang ditentukan,” pungkas Yopi optimis.

Dengan komitmen kolektif dari jajaran manajemen, ahli gizi, dan relawan lokal, SPPG Neglasari Dua diharapkan dapat terus menjadi pilar pemenuhan gizi yang aman, bersih, dan berkualitas, sekaligus mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat Kecamatan Purabaya dan sekitarnya.(*)

[*Oto Iskandar*]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca