JENTERANEWS.com – Nasib pilu menimpa keluarga Uje, warga Kampung Cibereum Rt 21 Rw 04, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Di tengah perjuangan sang istri melawan penyakit parah yang tengah dirawat di RSUD Sagaranten, Uje harus menerima kenyataan pahit kehilangan rumah akibat kebakaran.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Api melalap habis rumah panggung berukuran 5×10 meter milik Uje dalam waktu singkat. Menurut laporan dari Fajar, Tagana Kecamatan Cidadap, kebakaran ini disebabkan oleh kelalaian Uje yang meninggalkan masakan gula aren di atas tungku kayu saat mencuci perabotan di tempat pemandian umum yang berjarak 50 meter dari rumahnya.
“Uje harus memasak sendiri karena istrinya sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Fajar.
Ibu Lastri, tetangga korban, menjadi saksi pertama kobaran api. Ia berteriak meminta tolong, membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk membantu. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara sebagian lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, angin kencang dan material rumah yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan meluluhlantakkan seluruh bangunan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, namun Uje dan keluarganya yang berjumlah 5 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Kerugian diperkirakan mencapai 60 juta rupiah. Saat ini, mereka terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya.

Kepala Desa Padasenang, Sonjaya, menyerahkan bantuan kepada keluarga Uje, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang sedang dalam kesulitan.
Kepala Desa Padasenang, Sonjaya, langsung turun tangan memberikan bantuan kepada keluarga Uje. Ia menyampaikan keprihatinannya atas kondisi keluarga tersebut, terutama karena Uje termasuk dalam kategori warga miskin.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi keluarga Uje. Mereka tergolong warga yang berada di garis kemiskinan, sekarang harus kehilangan tempat tinggal pula,” kata Sonjaya.
Sonjaya berharap ada uluran tangan dari para dermawan untuk membantu meringankan beban keluarga Uje. Bantuan mendesak yang dibutuhkan saat ini antara lain sembako, pakaian, kasur, selimut, dan peralatan dapur.
Kepala desa Padasenang menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan tidak meninggalkan masakan yang sedang dimasak di atas tungku. Selain itu, kejadian ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang dalam kesulitan.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















