Menu ✖

Mode Gelap

News · 26 Jul 2024 09:03 WIB

Terkait Tuduhan Penggunaan Anggaran 33 Miliar, Bupati Sukabumi Sebut Kolegial Kolektif


					Terkait Tuduhan Penggunaan Anggaran 33 Miliar, Bupati Sukabumi Sebut Kolegial Kolektif Perbesar

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengharapkan agar DPRD mempelajari dan menganalisis setiap poin hasil pembahasan rapat paripurna terkait laporan evaluasi Gubernur mengenai Raperda pertanggungjawaban APBD tahun 2023.

Marwan mengatakan bahwa ada hal penting yang perlu disampaikan kepada masyarakat mengenai tuduhan salah satu anggota DPRD yang terus mempertanyakan penggunaan anggaran sebesar 33 miliar yang digunakan oleh bupati.

“Paling penting hari ini, tolong oleh teman-teman media, jangan sampai terus jadi polemik, adalah evaluasi Gubernur tentang APBD yang selama ini di ocehkan oleh Ade Dasep, tadi sudah ngobrol dengan pak ketua, ini sudah di paripurnakan,” ujar Marwan.

“Kalau masih ngoceh, saya bilang, dewan harus bisa menghajar orang ini dari sisi dasar hukum, inikan kolegial kolektif hasil dewan, hasil audit BPK, (Hoyoh we cenah bupati ngadahar duit 33 Miliar), Nah itu yang penting dari hasil Paripurna hari ini,” sambungnya.

Marwan menyatakan bahwa DPRD harus mempelajari dan menganalisis setiap poin dari laporan evaluasi Gubernur mengenai Raperda pertanggungjawaban APBD tahun 2023. Hal ini dilakukan untuk menjawab tuduhan yang dialamatkan kepada badan anggaran dan bupati terkait anggaran sebesar 33 miliar yang dituduhkan oleh Ade Dasep, anggota DPRD dari fraksi partai Gerinda.

“Katanya Bupati memerintahkan inspektorat untuk bungkam, saya dengan putusan dalam rapat paripurna ini, kalau masih ngoceh, ini orang tidak bisa dibiarkan oleh anggota DPRD yang 49 – 50 itu, intinya itu aja, teman teman media bantu mengkomunikasikan kepada masyarakat, kan di luar mah ga tau,” jelasnya.

Ditegaskan Marwan, untuk menjawab situasi tersebut semua pihak secara bersama sama termasuk semua anggota DPRD harus bisa mencermati situasi dan kondisi dengan kepentingan untuk pembangunan bagi masyarakat.

“Nah inilah proses dari posisi kebijakan di dewan itu dengan kita di pemerintahan, bagaimana mencari formula itu dengan kolegial kolektif, jadi tidak ada bahasa per orang, tapi ini menjadikan satu kemufakatan, jadi kalau ada orang masih ngaco gak ngerti harusnya disikapi,” paparnya.

Masih kata Marwan, sebagai bupati sebenarnya tidak terpengaruh adanya tuduhan dari Ade Dasep, hanya saja Ia merasa, mungkin memang anggota DPRD tersebut tidak memahami, dan sejauh ini sulit difahami apa yang diinginkan satu anggota DPRD tersebut.

“Kalau buat saya sebenarnya, bupati katanya kitu kitu, ketawa aja, tapi ya itu tadi, susah ngomongnya, nah makanya teman di media yang perlu membantu. Jadi wallahu alam maunya apa, tapi yang saya yakini itu, berita ini sampai ke Jepang,” ucapnya.

“Mungkin lihat di tiktok, masya allah itu fitnah sampai ke Jepang, bagaimana menghapusnya, jalannya juga jauh,” imbuhnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca