Menu ✖

Mode Gelap

News · 25 Nov 2024 16:31 WIB

Kualitas JUT di Banjarsari dipertanyakan, Ancam Keselamatan dan Lingkungan


					Pemasangan batu Program JUT Poktan Mekar Mukti di Desa Banjarsari Kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi. Perbesar

Pemasangan batu Program JUT Poktan Mekar Mukti di Desa Banjarsari Kecamatan Cidadap kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) yang digarap oleh kelompok tani Mekar Mukti di Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Proyek yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp200 juta ini diduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaannya yang mengundang pertanyaan mengenai kualitas dan pemanfaatan anggaran.

Proyek yang dikerjakan secara swakelola ini mencakup sejumlah pekerjaan penting seperti perkerasan jalan, pembangunan jembatan, dan pemasangan gorong-gorong. Tujuannya mulia, yakni untuk meningkatkan aksesibilitas petani dan memperlancar distribusi hasil pertanian. Namun, berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lokasi, sejumlah indikasi penyimpangan ditemukan. Pada Senin 25 November 2024.

Salah satu temuan yang paling mencolok adalah tidak adanya hamparan pasir setebal 5 sentimeter pada perkerasan jalan seperti yang tercantum dalam spesifikasi teknis proyek. Padahal, lapisan pasir ini memiliki peran krusial sebagai pondasi yang kuat dan merata untuk jalan, sehingga dapat meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban dan cuaca ekstrem.

Selain itu, kegiatan penggalian batu di lereng bukit dan sungai kecil dekat lokasi proyek juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya longsor. Penggunaan material hasil galian ini tanpa perencanaan yang matang dan pengelolaan yang tepat dapat mengancam keselamatan dan lingkungan sekitar. Material hasil galian seharusnya dikelola dengan baik, misalnya dengan dibuat terasering atau ditanam kembali dengan tanaman keras untuk mencegah erosi.

Menanggapi temuan tersebut, Isem selaku Ketua kelompok tani Mekar Mukti memberikan penjelasan. Ia mengakui bahwa memang tidak ada hamparan pasir pada perkerasan jalan. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kondisi medan yang sangat sulit sehingga sulit untuk membawa material pasir ke lokasi proyek.

“Medan jalan di lokasi proyek sangat berat, sehingga sulit untuk membawa material seperti pasir. Meskipun bisa menggunakan engkreg, namun biaya yang dibutuhkan akan membengkak, untuk itu rencananya akan ditambahkan volume perkerasan,” ujar Isem.

Terkait penggunaan batu material hasil galian dari lereng bukit, Isem menegaskan bahwa kelompok tani tidak melakukan penggalian sendiri, melainkan membeli material tersebut dari warga sekitar.

“Kami hanya membeli batu material tersebut dari warga sekitar. Kami tidak melakukan penggalian sendiri,” tegasnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca