JENTERANEWS.com – Sebuah kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Kampung Ancol RT 04/03 Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 12 Januari 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian material yang signifikan bagi pemilik rumah, Bapak Syamsudin dan keluarganya.
Menurut laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto Prayitno, kebakaran terjadi saat rumah berukuran 9×8 meter tersebut ditinggal sementara oleh Bapak Syamsudin. Istrinya sedang berjualan keliling. Seorang saksi mata, Bapak Feri, melihat api di atas rumah dan dengan cepat menjalar, melalap seluruh bagian rumah panggung beserta isinya.
“Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian rumah beserta isinya,” ujar Yanto Prayitno dalam laporannya.
Akibat kejadian ini, rumah Bapak Syamsudin mengalami kerusakan berat. Selain Bapak Syamsudin (50 tahun) dan istrinya, Siti Arbangatun (48 tahun), dua anak mereka, Siti Kamilatunisa (siswa SD kelas V) dan Zainal Uryatunisa (2 tahun), juga terdampak. Selain keluarga Bapak Syamsudin, Ibu Kiyah (70 tahun) yang juga tinggal di rumah tersebut turut terdampak. Kerugian materiil masih dalam tahap perhitungan.
“Rumah rusak berat akibat kebakaran. Kerugian masih dalam kajian,” lanjut Yanto.
Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah.
Upaya penanganan segera dilakukan oleh berbagai pihak. P2BK Purabaya berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek. Mereka juga melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan bersama Forkompimcam (Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pol PP, dan Tagana) berupaya memadamkan api secara manual. Koordinasi juga dilakukan dengan Damkar. Himbauan kewaspadaan juga diberikan kepada warga sekitar.

Kobaran api melalap habis sebuah rumah di Kampung Ancol, Purabaya.
Sejumlah pihak turut hadir di lokasi, antara lain unsur Kecamatan/Forkompimcam, Pemdes Citamiang, Polsek, Koramil, P2BK, dan Tagana.
“Sumber data didapatkan dari berbagai pihak, di antaranya masyarakat yang ada di lokasi. Data kejadian di atas merupakan data awal/sementara. Jika ada tambahan data/informasi terbaru sesuai perkembangan di lapangan, akan kami tambahkan dan dilaporkan kembali,” jelas Yanto.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah bahan bangunan rumah.
“Demikian laporan awal setelah kami selesai melakukan asesmen ke lokasi,” pungkas Yanto.
BPBD Kabupaten Sukabumi membuka call center di nomor 0266-6323717 dan email bpbd.sukabumikab@gmail.com. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui Facebook Page BPBD Kabupaten Sukabumi, Instagram bpbd.kabupaten.sukabumi, dan website [URL yang tidak valid dihapus].https: //www.bpbd.sukabumikab.com.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















