Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 6 Apr 2026 21:29 WIB

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk


					Sejumlah petugas dari P2BK Parakansalak, unsur Kecamatan, Pol PP, dan perangkat desa saat melakukan peninjauan langsung ke rumah Ibu Dedeh Siti Khodijah di Desa Bojonglongok, Senin (6/4). Perbesar

Sejumlah petugas dari P2BK Parakansalak, unsur Kecamatan, Pol PP, dan perangkat desa saat melakukan peninjauan langsung ke rumah Ibu Dedeh Siti Khodijah di Desa Bojonglongok, Senin (6/4).

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Minggu malam mengakibatkan satu unit rumah warga di Kecamatan Parakansalak mengalami kerusakan berat. Bagian tengah dan dapur rumah milik Ibu Dedeh Siti Khodijah dilaporkan roboh pada Senin (6/4/2026) pagi sekitar pukul 08.35 WIB.

Peristiwa ini tepatnya terjadi di Kampung Balandongan, RT 03/05, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, satu kepala keluarga yang terdiri dari lima jiwa kini terdampak dan membutuhkan bantuan segera.

Kronologi dan Penyebab

Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, struktur atap rumah tidak mampu menahan beban air akibat hujan deras yang turun dengan durasi cukup lama. Kondisi bangunan yang mulai rapuh dipicu oleh rembesan air yang terus-menerus hingga akhirnya material atap di bagian tengah dan dapur ambruk ke lantai.

Respons Cepat Petugas

Menerima laporan warga, tim BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Parakansalak langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Langkah koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan Pemerintah Desa Bojonglongok, pihak Kecamatan, Pol PP, Babinmas, Babinsa, serta relawan Tagana.

“Saat ini tim sudah berada di lapangan untuk mendata kerugian dan melakukan penanganan awal. Kami juga berkoordinasi dengan lintas sektoral agar bantuan dapat segera disalurkan,” ujar perwakilan P2BK Parakansalak dalam keterangan resminya.

Kebutuhan Mendesak dan Rekomendasi

Kondisi di lokasi saat ini terpantau cerah berawan, namun puing-puing bangunan masih berserakan. Pihak keluarga sangat membutuhkan bantuan darurat berupa:

Material Bangunan (untuk perbaikan atap dan dinding).

Logistik (Sandang dan Pangan).

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama hujan lebat yang sering disertai angin kencang dan petir. (*)

Editor : Mia 

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

Trending di Bencana