Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 19 Jan 2025 17:14 WIB

Polisi Selidiki Penyerangan Geng Motor Terhadap Warga Cikondang


					Dalam tangkapan layar video amatir ini terlihat adegan mencekam saat kelompok yang diduga geng motor menyerang warga di Cikondang dengan senjata tajam. Perbesar

Dalam tangkapan layar video amatir ini terlihat adegan mencekam saat kelompok yang diduga geng motor menyerang warga di Cikondang dengan senjata tajam.

JENTERANEWS.com – Warga Cikondang, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi kembali dibuat resah dengan aksi brutal kelompok yang diduga geng motor. Aksi saling serang dengan senjata tajam terjadi pada Minggu (19/01/2025) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan Pramuka, RW 02, dekat Taman Cikondang.

Berdasarkan keterangan warga setempat, aksi tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Puluhan orang terlibat aksi saling kejar dan serang menggunakan senjata tajam dan alat pemukul lainnya. Peristiwa ini terekam dalam video amatir yang memperlihatkan suasana mencekam saat kejadian.

“Tadi malam tawurannya sekitar jam 3 subuh. Mereka saling kejar dan serang dengan senjata tajam,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kejadian serupa juga terjadi pada Kamis dini hari sebelumnya. Aksi saling serang antar kelompok dengan senjata tajam kembali pecah. Warga bahkan sempat mendengar suara ledakan atau letusan saat tawuran terjadi.

“Intinya kami ketakutan, nggak berani lihat dan takut kalau keluar malam,” lanjut saksi tersebut.

Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum penyerangan terjadi, warga Cikondang tengah melakukan ronda. Tiba-tiba, muncul puluhan kendaraan yang diduga kelompok geng motor dengan membawa senjata tajam.

“Muncul konvoi motor sebanyak 50 kendaraan dengan membawa senjata tajam yang diduga geng motor di sekitaran Jalan Pramuka,” jelas Ade.

Belum diketahui secara pasti apa yang memicu terjadinya penyerangan. Kelompok geng motor tersebut tiba-tiba berhenti di Jalan Pramuka dan menyerang warga sekitar.

“Saat upaya tawuran dicegah oleh warga, namun warga diserang oleh pihak geng motor dan terjadi bentrok, namun tidak ada korban jiwa,” kata Ade.

Warga yang melakukan perlawanan sempat berteriak “urang warga Cikondang” yang kemudian membuat kelompok geng motor melarikan diri. Namun, akibat kejadian ini, seorang warga berinisial AY (31) mengalami luka sayatan di bagian tangan sebelah kanan yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

“Mereka saat itu kabur. Ada korban luka sayatan di bagian siku tangan sebelah kanan,” tutup Ade.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini dan berupaya mengidentifikasi pelaku penyerangan. Kejadian ini menambah keresahan warga Cikondang dan menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.(*)

Laporan: Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca