Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Feb 2025 23:11 WIB

Tiga Pelajar Serang SMP di Sukabumi, Warga Bertindak Cepat Cegah Bentrok


					Suasana di depan gerbang SMP di Sukabumi usai insiden dugaan penyerangan yang berhasil dicegah warga. Perbesar

Suasana di depan gerbang SMP di Sukabumi usai insiden dugaan penyerangan yang berhasil dicegah warga.

JENTERANEWS.com – Suasana mencekam sempat menyelimuti gerbang masuk sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi pada Selasa (25/2/2025) siang. Tiga pelajar dari sekolah lain diduga melakukan penyerangan saat jam pulang sekolah, memicu kepanikan di antara siswa dan warga sekitar.

Menurut saksi mata, S (21), kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB, tepat saat siswa-siswi SMP tersebut bubar sekolah. “Tiba-tiba ada keramaian di luar, awalnya saya kira ada apa. Setelah saya lihat, ternyata ada dugaan penyerangan dari sekolah lain,” ungkap S.

Tiga pelajar yang diduga menjadi pelaku penyerangan terlihat mengenakan celana pramuka dan kaos biasa. Beruntung, aksi mereka berhasil digagalkan oleh warga setempat yang dengan sigap mengamankan ketiganya sebelum sempat terjadi bentrok. “Warga langsung mengamankan tiga pelajar itu dan membawanya ke dalam sekolah,” jelas S.

Meskipun situasi sempat tegang, tidak ada bentrokan fisik yang terjadi. Warga bertindak cepat dan tegas, meredam potensi konflik lebih lanjut. “Tidak ada bentrok, warga langsung melerai dan mengamankan para pelajar itu,” tegas S.

Hingga saat ini, belum diketahui motif pasti dari aksi penyerangan tersebut. Pihak sekolah dan aparat terkait masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang kejadian ini. Insiden ini menjadi sorotan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa, serta menyoroti perlunya peningkatan pengawasan dan keamanan di lingkungan sekolah.

Laporan : Awang

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Ke-11, Sahkan Evaluasi APBD 2025 dan Bahas Status Legal Perumda Tirta Jaya

28 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi H. Usep (kanan) memegang palu sidang didampingi Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna Ke-11 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026). Rapat tersebut membahas persetujuan hasil evaluasi APBD TA 2025 dan penyampaian pandangan umum fraksi terkait Raperda Perubahan Badan Hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda.

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.
Trending di Sukabumi