Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Jul 2026 21:34 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan


					PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Perbesar

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi untuk pertama kalinya merealisasikan wujud nyata apresiasi kepada para penggerak agama di akar rumput. Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, secara resmi melepas keberangkatan 43 jemaah umrah di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, pada Senin (27/7/2026).

Jemaah umrah yang diberangkatkan ini merupakan masyarakat terpilih yang berhasil memenangkan hadiah utama dari rangkaian kegiatan “Muhibah Ramadan”, sebuah program safari selespas tarawih yang digagas langsung oleh Pemkab Sukabumi. Secara khusus, program perdana ini menyasar kelompok masyarakat yang dinilai berjasa bagi umat namun seringkali luput dari perhatian, yakni para petugas kebersihan masjid (marbot), guru ngaji, serta kaum dhuafa.

Dalam momen pelepasan tersebut, Wakil Bupati H. Andreas tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan bangganya. Ia menegaskan bahwa realisasi program umrah gratis melalui Muhibah Ramadan ini adalah sebuah pencapaian yang patut disyukuri bersama.

“Kami sangat senang. Alhamdulillah terealisasi dan insyaallah besok langsung berangkat ke Tanah Suci,” ujar H. Andreas di hadapan para jemaah.

Wabup juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak, khususnya para donatur, yang telah bersinergi dengan pemerintah daerah. Bantuan dari berbagai elemen masyarakat ini memungkinkan Pemkab Sukabumi untuk menambah kuota jumlah peserta yang diberangkatkan.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan hartanya sehingga jumlah peserta umrah bisa meningkat hingga 43 orang. Semoga ke depan bisa bertambah lagi jumlahnya,” ucapnya penuh harap.

Menjelang keberangkatan, H. Andreas menitipkan sejumlah pesan penting kepada para jemaah agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca Tanah Suci, serta fokus dalam menjalankan seluruh rukun ibadah.

“Luruskan niat untuk beribadah dan mohon doakan Kabupaten Sukabumi, serta doakan kami selaku pimpinan agar mampu menjadikan Kabupaten Sukabumi ini daerah yang Mubarakah (penuh keberkahan),” tuturnya.

Wujud Sedekah dan Cinta Pimpinan Daerah

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, memaparkan bahwa program pemberangkatan umrah ini bukanlah sekadar hadiah, melainkan filosofi dari sedekah dan wujud kecintaan pimpinan daerah terhadap pilar-pilar agama di masyarakat.

“Alhamdulillah, dari 11 titik kecamatan yang dilewati dalam rangkaian Muhibah Ramadan, seluruhnya terdapat perwakilan yang beruntung untuk berangkat umrah,” ungkap Andi.

Ia juga menekankan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas.

“Ke depan, mari kita bersama-sama mendoakan Kabupaten Sukabumi agar lebih maju lagi. Mari kita doakan pula agar tahun depan bisa bertambah jumlah orang yang berangkatnya,” pungkasnya.

Pelepasan ke-43 jemaah ini diakhiri dengan doa bersama dan isak tangis bahagia dari para peserta beserta keluarga yang turut mengantar di pelataran Pondok Pesantren Assalam Putri. Para jemaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada keesokan harinya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Razia Miras di Wilayah Utara Sukabumi, Polisi Sita 276 Botol Minuman Keras

30 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah hukum Polres Sukabumi bagian utara, Sabtu (29/8/2026) malam. Barang bukti sebanyak 276 botol miras berbagai merek tersebut diperlihatkan di depan Pos Polisi Tol Bocimi sebelum diamankan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK

29 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.

Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan

28 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Diduga Terpengaruh Isu Santet, Pria di Palabuhanratu Penusuk Warga Ditangkap Polisi

28 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca