Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 28 Jul 2026 06:38 WIB

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya


					Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi memastikan percepatan proses pemulihan bagi para penyintas musibah kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Langkah komprehensif ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pemulihan administrasi kependudukan hingga persiapan rehabilitasi hunian warga yang terdampak.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga pada Senin (27/7/2026) malam.

Menurut H. Andreas, prioritas utama yang saat ini tengah dikebut oleh pemerintah daerah adalah penggantian dokumen kependudukan warga yang hangus terbakar. Di samping itu, pendataan rekening penerima bantuan yang bekerja sama dengan Bank BJB juga telah dirampungkan guna memfasilitasi penyaluran dana bantuan secara tepat sasaran.

“Alhamdulillah, seluruh pendataan administrasi telah selesai. Kartu Keluarga (KK) sudah dicetak, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan diserahkan kepada warga esok hari. Pendataan rekening juga sudah rampung sehingga bantuan, termasuk alokasi yang direncanakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dapat segera disalurkan,” terang Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat telah terpenuhi dengan baik. Ketersediaan bantuan logistik, khususnya sembilan bahan pokok (sembako), dinilai sangat mencukupi. Kondisi ini memungkinkan pemerintah untuk mulai menggeser fokus penanganan menuju tahap rehabilitasi dan pemulihan pascabencana.

Wabup menegaskan bahwa kelancaran penanganan bencana ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral. Keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), tenaga kesehatan, hingga para jaro, sesepuh adat, dan relawan terbukti sangat krusial sejak hari pertama kejadian.

“Semua unsur bergerak bersama. Alhamdulillah, penanganan berjalan baik dan tim untuk tahap pemulihan juga telah kami siapkan,” ujarnya.

Terkait agenda pembangunan kembali rumah warga, Pemkab Sukabumi telah menyelesaikan pendataan menyeluruh terhadap fisik bangunan yang terdampak. Kendati demikian, pelaksanaan rehabilitasi tersebut masih menanti keputusan resmi dari pihak Kasepuhan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa mekanisme pembangunan dan penentuan lokasi tetap selaras dengan tata ruang serta nilai-nilai adat yang berlaku di Ciptamulya.

Dari aspek kesehatan dan psikososial, kondisi para penyintas menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Rasa trauma yang sempat membayangi sebagian warga pasca-insiden kini berangsur mereda berkat pendampingan intensif dari tenaga medis.

“Alhamdulillah kondisi warga sehat. Memang sempat ada trauma beberapa hari lalu, tetapi sekarang sudah mulai pulih. Pihak Puskesmas juga terus disiagakan di lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Wabup.

Sebagai penutup, H. Andreas menegaskan bahwa Pemkab Sukabumi akan terus mengawal seluruh rangkaian proses pemulihan ini secara berkelanjutan, hingga denyut aktivitas masyarakat di Kampung Adat Ciptamulya dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca