Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Jul 2026 21:15 WIB

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!


					Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi. Perbesar

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.

JENTERANEWS.com— Nasib naas menimpa Sandi Nurmasyah, seorang anak berusia 12 tahun warga Kampung Bojonglame RT 03/RW 01, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Bocah tersebut menjadi korban penyiraman air panas oleh saudaranya sendiri yang mengalami Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) pada Senin (27/7/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban yang merupakan putra dari pasangan Rudi Alpansah dan Yulianti ini tersiram air panas saat pelaku, Nuraeni (Eni), mengalami kekambuhan gangguan jiwa secara mendadak.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, riwayat gangguan jiwa pelaku bermula setelah ia kembali bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi. Sejak kepulangannya, Nuraeni mengalami depresi berat hingga sering emosional dan menganiaya ibunya sendiri saat penyakitnya kumat.

Pihak keluarga sebelumnya sempat melakukan tindakan pemasungan dan membawa pelaku untuk berobat ke Palamarta. Namun, penanganan medis terputus lantaran keterbatasan biaya. Keluarga mengaku hanya bisa melaporkan ke pihak Puskesmas setempat tanpa bisa memberikan perawatan khusus bagi pelaku.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Waluran, Pemerintah Desa Caringinnunggal, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan tenaga medis Puskesmas Waluran langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Petugas kesehatan di lokasi bergerak cepat meredam situasi dengan menyuntikkan obat penenang kepada pelaku guna mencegah tindakan yang dapat membahayakan warga sekitar. Selain pemberian suntikan, tenaga medis juga membekali pihak keluarga dengan obat-obatan serta arahan mengenai prosedur penanganan awal jika timbul gejala serupa.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian telah terkendali. Pihak keluarga dan warga berharap ada perhatian serta bantuan fasilitas penanganan medis secara berkelanjutan dari dinas terkait agar pelaku dapat dirawat secara layak dan tidak kembali membahayakan lingkungan sekitar.(*Dik*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca