Menu

Mode Gelap

Hukum · 22 Mar 2025 09:21 WIB

“Jagoan Cikiwul” Diciduk Polisi di Sukabumi, Aksi Pemalakan Viral Berakhir di Balik Jeruji Besi


					Inilah sosok 'Jagoan Cikiwul' yang viral karena aksi pemalakan di Bekasi. Pelaku ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025) malam. Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aksi premanisme. Perbesar

Inilah sosok 'Jagoan Cikiwul' yang viral karena aksi pemalakan di Bekasi. Pelaku ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025) malam. Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aksi premanisme.

JENTERANEWS.com – Aksi premanisme yang meresahkan warga Bekasi akhirnya menemui titik terang. Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota berhasil menangkap pria yang viral dengan julukan “Jagoan Cikiwul” pada Kamis malam (20/3/2025) di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Pria tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap sebuah perusahaan di Bantargebang, Bekasi.

Penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian setelah video aksi pemalakan yang dilakukan “Jagoan Cikiwul” viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat pria berompi yang mengaku sebagai “Jagoan Cikiwul” terlibat adu mulut dengan petugas keamanan perusahaan. Ia memaksa meminta sejumlah dana dan mengklaim sebagai penguasa wilayah tersebut.

“Sudah kita amankan semalam pukul 18.30 WIB di daerah Sukabumi,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Binsar Hatorangan, kepada wartawan pada Jumat (21/3/2025).

Saat ini, “Jagoan Cikiwul” sedang menjalani proses penyidikan intensif di Polres Metro Bekasi Kota. Polisi menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme, terutama yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Sementara sedang proses penyidikan. Kita tidak mentolerir adanya aksi premanisme berkedok Ormas/LSM di wilayah hukum Bekasi Kota,” tegas Kompol Binsar.

Kompol Binsar juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan aksi premanisme di wilayah Kota Bekasi. Laporan dapat disampaikan ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110.

“Silakan masyarakat jika menemui aksi premanisme bisa menghubungi kantor kepolisian terdekat atau melaporkan ke Call Center 110,” tambahnya.

Penangkapan “Jagoan Cikiwul” ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku premanisme lainnya dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat serta pelaku usaha di Kota Bekasi.(*)

Laporan: Denny Nurman

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BAPENDA GANDENG APARATUR KECAMATAN UNTUK OPTIMALKAN PAD KABUPATEN SUKABUMI

18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan arahan dalam rapat koordinasi pemetaan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran aparatur kewilayahan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026).

Dukung Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Sukabumi: Ruang Bentuk Karakter Generasi Muda

18 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah/kemeja putih dengan logo), berfoto bersama jajaran pengurus, panitia, dan perwakilan pemuda masjid usai memberikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia 2026 di Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026). (Foto: Istimewa)

Wujudkan Generasi Emas, SPPG Neglasari Dua Sukabumi Komit Sajikan Menu Bergizi dan Higienis

18 Juni 2026 - 14:23 WIB

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Sukabumi Gencarkan Edukasi Lewat Operasi ASAP

18 Juni 2026 - 09:18 WIB

Narasumber dari Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi, bersama dengan pembawa acara radio, berpose di studio radio usai kegiatan sosialisasi identifikasi cukai rokok ilegal pada Rabu (17/6/26).

Kisah Pilu Ibu Mimin: Lansia Tua di Purabaya Bertahan Hidup di Gubuk Nyaris Roboh dengan Penglihatan Terbatas

17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Ibu Mimin (60), lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara, tampak tertunduk lesu di dalam tempat tinggalnya di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Keterbatasan penglihatan dan himpitan ekonomi memaksanya bertahan hidup dalam kondisi yang serba memprihatinkan tanpa jaminan kenyamanan di masa tuanya.

Cuaca Ekstrem Terjang Kalapanunggal Sukabumi, Empat Rumah Warga Rusak Berat

17 Juni 2026 - 07:28 WIB

Seorang petugas dari tim gabungan sedang melakukan asesmen dan meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kampung Cingenca, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/2026).
Trending di Sukabumi