JENTERANEWS.com — Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berujung pada kegagalan, Selasa (16/6/2026). Upaya pelarian pelaku kandas setelah aksinya dipergoki oleh pemilik kendaraan dan warga sekitar, yang berujung pada penangkapan paksa sekitar pukul 14.00 WIB.
Kendaraan yang menjadi target pencurian adalah satu unit sepeda motor jenis Honda Beat milik seorang warga bernama Raisa. Saat kejadian, sepeda motor tersebut tengah terparkir di halaman sebuah rumah di Kampung Babakanjahe, ketika korban sedang berkunjung ke kediaman rekannya.
Insiden ini terungkap ketika rekan korban mendengar suara mencurigakan dari arah luar rumah. Suara tersebut terdengar seperti bunyi kunci kontak yang sedang dibobol secara paksa. Menyadari ada yang tidak beres, korban segera memeriksa ke luar rumah dan mendapati kendaraannya tengah dibawa kabur. Tanpa ragu, korban langsung berlari melakukan pengejaran sambil meneriakkan permintaan tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
“Kejadiannya saya lagi makan seblak, terus kata teman ada suara, cekrek, kaya kuncinya. ‘Ca, itu motor kamu!’ Pas lihat keluar, motor saya sudah diambil. Sama saya langsung dikejar, terus ada bapak-bapak dan saya minta tolong, ‘Pak, tolong kejar yang bawa motor saya’,” ungkap Raisa saat menjelaskan kronologi kejadian.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, aksi kejahatan tersebut dilakukan oleh komplotan yang berjumlah dua orang. Satu pelaku bertugas mengeksekusi dan mengendarai motor hasil curian, sementara satu rekan lainnya membuntuti menggunakan sepeda motor yang berbeda.
Namun, pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Akibat panik dan melaju dengan kecepatan tinggi saat dikejar warga, pelaku yang membawa motor korban kehilangan kendali. Pelaku akhirnya terjatuh usai menabrak pagar sebuah masjid yang berlokasi di Kampung Cibodas.
Pada awalnya, warga setempat mengira insiden tersebut adalah murni kecelakaan lalu lintas tunggal. Salah seorang saksi mata, Siti, menuturkan bahwa ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari anaknya mengenai adanya seorang pengendara motor yang menabrak pagar masjid.
Situasi dengan cepat berubah ketika warga yang mengejar tiba di lokasi jatuhnya pelaku. Menyadari bahwa pria yang terjatuh adalah pelaku tindak pidana curanmor, massa yang kadung kesal dengan maraknya aksi pencurian tidak dapat membendung amarahnya. Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan kekesalan warga sebelum akhirnya berhasil diamankan secara ketat.
Hingga berita ini diturunkan, satu pelaku yang terjatuh telah berhasil ditangkap oleh warga setempat, sementara satu rekan pelaku lainnya dilaporkan berhasil memacu kendaraannya dan meloloskan diri dari kepungan warga.(*)















