Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Jun 2026 07:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Kalapanunggal Sukabumi, Empat Rumah Warga Rusak Berat


					Seorang petugas dari tim gabungan sedang melakukan asesmen dan meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kampung Cingenca, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/2026). Perbesar

Seorang petugas dari tim gabungan sedang melakukan asesmen dan meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kampung Cingenca, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/2026).

JENTERANEWS.com Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (15/6/2026) siang. Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan empat unit rumah warga mengalami rusak berat.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, peristiwa ini berpusat di Kampung Cingenca RT 18/RW 03, Desa Walangsari.

Akibat kerusakan hunian tersebut, sebanyak 4 Kepala Keluarga (KK) dengan total 16 jiwa terancam keamanannya. Keempat keluarga yang terdampak antara lain adalah keluarga Bapak Ijar (4 orang), Bapak Yayat (3 orang), Bapak Pudin (6 orang), serta Ibu Deviana (3 orang). Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Merespons laporan dari masyarakat, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kalapanunggal bergerak cepat ke lokasi kejadian. Pihak P2BK segera berkoordinasi dengan perangkat Desa Walangsari, Tagana, TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), Satpol PP, serta relawan gabungan dan warga setempat untuk melakukan asesmen kerusakan.

“Tim gabungan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk mendata kerugian serta memastikan kondisi keselamatan warga yang terdampak,” demikian kutipan dari laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

Mengingat kondisi rumah yang mengalami kerusakan berat di bagian atap dan struktur bangunan, para korban saat ini sangat membutuhkan bantuan material darurat. BPBD mencatat beberapa kebutuhan mendesak di lapangan, di antaranya adalah genteng atau asbes, kayu, dan paku untuk proses perbaikan rumah sementara.

Saat ini, kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau cerah hingga sebagian berawan. Meski demikian, pihak BPBD beserta unsur Muspika setempat terus memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kisah Pilu Ibu Mimin: Lansia Tua di Purabaya Bertahan Hidup di Gubuk Nyaris Roboh dengan Penglihatan Terbatas

17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Ibu Mimin (60), lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara, tampak tertunduk lesu di dalam tempat tinggalnya di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Keterbatasan penglihatan dan himpitan ekonomi memaksanya bertahan hidup dalam kondisi yang serba memprihatinkan tanpa jaminan kenyamanan di masa tuanya.

Peringati Hari Kearsipan dan Perpustakaan Nasional, Bupati Sukabumi Teken Komitmen GNSTA guna Dorong Budaya Literasi

16 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, sedang memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 dan Hari Perpustakaan Nasional ke-46 yang berlangsung di Aula PKK Sukabumi, Senin (15/6/2026).

Cetak Generasi Berkarakter, Disdik Sukabumi Apresiasi Wisuda Angkatan ke-26 Pesantren Assalam Putri

13 Juni 2026 - 21:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memberikan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada salah satu santriwati dalam prosesi Wisuda Angkatan ke-26 Pondok Modern Pesantren Assalam Putri di Kecamatan Warungkiara, Sabtu (13/6/2026).

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Sukabumi Gelar Ragam Kegiatan Syiar Islam hingga Pawai Defile

13 Juni 2026 - 20:49 WIB

"Suasana rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Palabuhanratu. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai perangkat daerah, unsur keagamaan, dan pihak terkait untuk mematangkan persiapan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026 mendatang.

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PPM Ranting Cicantayan Gelar Bakti Sosial di Jembatan Paledang

13 Juni 2026 - 20:39 WIB

SINERGI JAGA KEBERSIHAN. Bhabinkamtibmas Desa Cimahi Brigadir Rio Herlambang (berseragam polisi), Babinsa Serka Encep Hendra (kedua dari kiri, seragam TNI), dan Ketua PPM Ranting Cicantayan Yoga Koswara (tengah depan, baju hijau-hitam) berpose bersama jajaran pengurus dan anggota di depan plang imbauan larangan membuang sampah, usai melaksanakan aksi bakti sosial bersih-bersih di kawasan Jembatan Paledang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program menyambut Tahun Baru Islam 1448 H.

Tebaran Ancaman Celurit di Aspal Nagrak: Tiga Pelajar Tak Berdosa Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

12 Juni 2026 - 18:12 WIB

Saksi Bisu Malam Berdarah: Sejumlah warga berkumpul dengan raut tegang di sekitar lokasi kejadian di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, tak lama setelah aksi penyerangan brutal geng motor bersenjata tajam yang melukai tiga orang pelajar, Kamis (11/6/2026) malam.
Trending di Sukabumi