Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 5 Apr 2025 20:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2025: Macet Parah di Sukabumi, One Way Batal karena Hujan


					Kemacetan parah mewarnai arus balik Lebaran 2025 di jalur arteri Sukabumi–Bogor, Sabtu (5/4/2025). Ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang, akibat lonjakan pemudik dan wisatawan. Perbesar

Kemacetan parah mewarnai arus balik Lebaran 2025 di jalur arteri Sukabumi–Bogor, Sabtu (5/4/2025). Ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang, akibat lonjakan pemudik dan wisatawan.

JENTERANEWS.com – Memasuki H+5 Lebaran Idulfitri 2025, arus balik dari arah Sukabumi dan Palabuhanratu mengalami lonjakan signifikan, menyebabkan kemacetan parah di jalur arteri Sukabumi–Bogor. Antrean kendaraan mengular hingga 5 kilometer, terutama menuju Bogor dan Jakarta.

Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu sore memaksa Satlantas Polres Sukabumi untuk membatalkan rencana rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Keputusan ini diambil demi keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi jalan yang licin dan jarak pandang terbatas.

“Karena cuaca tidak memungkinkan dan demi keselamatan pengguna jalan, sistem one way tidak diberlakukan,” ujar seorang petugas Satlantas Polres Sukabumi.

Akibatnya, ribuan kendaraan terjebak kemacetan, terutama di kawasan Karangtengah dan Simpang Ratu, Cibadak. Kemacetan ini diperparah oleh kendaraan wisatawan yang kembali dari Pantai Palabuhanratu dan Kota Sukabumi.

“Saya terjebak macet hampir satu setengah jam. Kami baru pulang wisata dari Pantai Palabuhanratu, mau kembali ke Cigombong, Bogor,” keluh Martin, seorang pengemudi yang terjebak macet.

Pihak kepolisian memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 6 April 2025, mengingat Senin adalah hari terakhir libur Lebaran. Masyarakat diimbau untuk bersabar, mematuhi arahan petugas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.(*)

Laporan : Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 171 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca