JENTERANEWS.com – Sebuah insiden tunggal menimpa sebuah mobil angkutan kota (angkot) dengan trayek 08 Cisaat–Sukabumi di Kampung/Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Senin (19/5/2025) siang. Diduga kuat, kendaraan umum tersebut terperosok ke dalam kolam milik warga lantaran tak mampu menaklukkan tanjakan curam di wilayah tersebut.
Menurut keterangan warga setempat, Muhtar (54 tahun), peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, angkot yang diduga hendak kembali ke arah Sukabumi usai melaju dari arah Salajambe, tiba-tiba hilang kendali saat berada di tanjakan yang terkenal curam di desa tersebut.
“Jadi pertamanya saya kan lagi di kebun. Mobil ini dari arah sana (Salajambe), kayaknya mau pulang. Pas di tanjakan, nggak tahu nggak kuat nanjak atau gimana, langsung mundur lagi, akhirnya masuk ke sini (kolam),” ungkap Muhtar kepada Jenteranews.com di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, saksi mata ini menuturkan bahwa sebelum akhirnya terjun ke dalam kolam sedalam 3 hingga 4 meter, angkot sempat menabrak tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di sisi jalan. Benturan keras tersebut mengakibatkan tiang lampu patah dan bagian belakang angkot mengalami kerusakan yang cukup signifikan.
“Iya, sempat nabrak tiang lampu (PJU) sampai patah. Akhirnya terjun ke kolam. Itu belakangnya juga rusak. Di sini udah sering kejadian kayak gini, udah hampir tiga kali. Memang tanjakannya cukup curam,” imbuh Muhtar, menggambarkan betapa berbahayanya tanjakan tersebut bagi kendaraan.
Beruntungnya, saat kejadian berlangsung, angkot dalam kondisi kosong tanpa penumpang. Namun, sang sopir, yang diketahui merupakan warga setempat, mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Ia segera mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Nggak ada penumpang, cuma sopirnya aja. Emang orang sini sopirnya. Kayaknya cuma luka ringan, udah dibawa ke rumah sakit,” pungkas Muhtar.
Pantauan Jenteranews.com di lokasi kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, mobil angkot berwarna dominan biru tersebut masih terendam sebagian di dalam kolam. Proses evakuasi pun segera dilakukan dengan menggunakan satu unit mobil derek untuk mengangkat badan angkot dari dalam air.
Insiden ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut, khususnya tanjakan curam yang dinilai rawan kecelakaan. Warga berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang, mengingat insiden serupa bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut.(*)
[Laporan: Awang | Editor: Hamjah]















