JENTERANEWS.com – Sebuah rumah di Kampung Tangkolo RT 008/001, Desa Tugu Bandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Jumat, 27 Juni 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik.
Kejadian bermula saat pemilik rumah, Siti Jueriah, bersama keluarganya sedang tidak berada di tempat. Mereka diketahui berangkat ke Kampung Gunung Letik, Desa Cihamerang, sejak pukul 07.00 WIB. Sementara itu, suami Siti Jueriah sedang bekerja di Jakarta.
Menurut laporan Anton dari TAGANA Kecamatan Kabandungan, api pertama kali terlihat oleh Ibu Somi, seorang tetangga, yang melihat kepulan asap dari arah kamar korban. Ibu Somi sontak berteriak meminta tolong, dan warga sekitar dengan sigap bergotong royong berusaha memadamkan api.
Meskipun upaya pemadaman dilakukan secara swadaya oleh warga, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Bapak Bahrun. Akibat insiden ini, satu unit rumah rusak berat. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Sebanyak 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 6 jiwa yang terdampak kini harus mengungsi. Mereka sementara waktu menempati rumah kerabatnya. Data pemilik rumah yang terdampak adalah Bapak Bahrun, dengan nomor KK 320219 0809075092 dan NIK 3202190506720004.
TAGANA bersama P2BK telah bergerak cepat melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para korban. Sejauh ini, bantuan logistik belum didistribusikan.
Kebutuhan mendesak yang teridentifikasi meliputi:
- Tenda gulung/terpal
- Paket sembako
- Makanan siap saji
- Perlengkapan anak (kids ware)
- Perlengkapan makan (food ware) dan kebutuhan lainnya
Berbagai pihak telah berkoordinasi dalam penanganan bencana ini, antara lain:
- Pemerintah Desa Tugu Bandung
- P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas
- Pihak Kecamatan
- Satpol PP
- KSB (Kampung Siaga Bencana)
- Tim Kesmatra Puskesmas
Personel yang bertugas di lapangan saat ini adalah 2 orang dari TAGANA Kabupaten/Kota.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa terulang.(*)
Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah















