JENTERANEWS.com – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah rumah panggung berukuran 8×12 meter di Kampung Cipandan RT 042/010, Desa Cicarap, Kecamatan Ciracap, ludes tak bersisa dilalap api pada Senin (6/4/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut karena pemilik rumah sedang berada di kebun saat kejadian.
Berdasarkan laporan awal dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Ciracap, Hendra Gunawan, yang ditujukan kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, insiden ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting arus listrik.
“Kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api. Api kemudian membesar dan menghanguskan satu unit rumah panggung. Saat kejadian, pemilik rumah tidak ada di tempat karena sedang berada di kebun,” jelas Hendra dalam laporannya.
Meski nihil korban jiwa maupun korban luka, musibah di bawah kondisi cuaca cerah mendung ini membawa dampak kerugian material yang signifikan. Satu bangunan rumah dipastikan habis terbakar, memaksa satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari dua jiwa kehilangan tempat bernaung dan kini harus mengungsi.
Merespons kejadian darurat tersebut, tim TAGANA Kecamatan Ciracap langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen. Penanganan musibah ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Pemerintah Desa (Pemdes) Cicarap, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta gotong royong dari warga setempat.
Selain melakukan pendataan kerugian dan kondisi korban, para petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga sekitar agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran serupa, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik.
Kebutuhan Darurat Penyintas
Pascabencana, para korban kini sangat menantikan uluran tangan. Bantuan logistik darurat menjadi prioritas utama agar mereka dapat bertahan di pengungsian sementara.
Berdasarkan hasil asesmen tim TAGANA, terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang saat ini sangat diperlukan oleh korban, antara lain:
- Pakaian layak pakai
- Kasur dan perlengkapan tidur
- Tenda darurat
- Bahan makanan pokok
- Perlengkapan mandi dan sanitasi
- Kebutuhan hidup sehari-hari lainnya pascabencana
Hendra menegaskan bahwa data yang dihimpun dari para saksi di lokasi ini masih bersifat sementara. Pihak TAGANA Ciracap akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan memperbarui laporan jika terdapat informasi maupun tambahan data terbaru. Masyarakat luas dan pihak terkait diharapkan dapat segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban keluarga yang terdampak.(*)
Editor : Mia















