JENTERANEWS.com – Suasana khidmat dan semangat patriotisme menyelimuti Lapangan Sudirman di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0622 Kabupaten Sukabumi pada Senin (30/6/2025) pagi. Sekitar 200 prajurit TNI berbaris tegap, mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih sebagai wujud nyata peneguhan disiplin dan pemupukan rasa cinta tanah air.
Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini bukan sekadar seremoni formal. Bagi jajaran Kodim 0622, ini adalah momentum sakral untuk meresapi kembali nilai-nilai kejuangan, memperkuat hierarki komando, dan memantapkan jati diri sebagai abdi negara.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Komandan Kodim (Dandim) 0622 Kabupaten Sukabumi memimpin langsung jalannya upacara yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 08.00 WIB. Dengan Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf Dade Setiawan dan Perwira Upacara Serma Dadu, seluruh prosesi berjalan dengan lancar dan penuh wibawa.
Formasi pasukan yang terdiri dari satu Satuan Setingkat Regu (SSR) Perwira dan tiga Satuan Setingkat Pleton (SST) Anggota Kodim 0622 menunjukkan kekompakan dan kesiapsiagaan. Prosesi inti, mulai dari pengibaran sang saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan teks Pancasila, hingga pengucapan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, menjadi pengingat akan tugas dan tanggung jawab besar yang diemban setiap prajurit.
Dalam amanatnya, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi memberikan penekanan khusus pada aspek yang fundamental namun seringkali terlupakan: kesehatan. Menurutnya, kekuatan fisik dan mental adalah fondasi utama bagi seorang prajurit untuk dapat menjalankan tugas secara optimal.
“Kesehatan dan kebugaran adalah modal utama seorang prajurit dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Jaga fisik dan mental kita semua. Disiplin dalam pola hidup sehat, laksanakan olahraga secara rutin, dan hindari segala perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan,” tegas Dandim di hadapan pasukannya.
Amanat ini menggarisbawahi bahwa kekuatan seorang prajurit tidak hanya diukur dari kemahirannya menggunakan senjata, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kondisi tubuh agar selalu prima dan siap sedia menghadapi segala tantangan tugas.
Selepas upacara, kegiatan tidak lantas usai. Seluruh personel langsung mengikuti sesi “Jam Komandan”. Forum ini menjadi wadah interaksi dua arah yang lebih mendalam antara pimpinan dengan seluruh anggota. Dalam sesi ini, Dandim menyampaikan berbagai arahan strategis, melakukan evaluasi kinerja, serta mendengarkan masukan dari para prajurit.
Keseluruhan rangkaian acara pagi itu berjalan dengan tertib, aman, dan penuh makna, menegaskan kembali komitmen Kodim 0622 Sukabumi dalam membentuk prajurit yang tidak hanya disiplin dan profesional, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam serta kondisi fisik dan mental yang tangguh.(*)
Reporter : Mardi
Redaktur: Hamjah















