Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Jul 2025 19:11 WIB

Bupati Asep Japar: Program CSR Harus Fokus untuk Kepentingan Masyarakat Sukabumi


					Suasana Rapat Koordinasi Forum TJSPKBL/CSR Kabupaten Sukabumi 2025 yang digelar di Ruang Rapat PT. Amerta Indah Otsuka, Senin (7/7/2025). Rakor ini mempertemukan pemerintah daerah dengan para pimpinan perusahaan untuk membahas optimalisasi program CSR yang terarah dan bermanfaat bagi masyarakat. Perbesar

Suasana Rapat Koordinasi Forum TJSPKBL/CSR Kabupaten Sukabumi 2025 yang digelar di Ruang Rapat PT. Amerta Indah Otsuka, Senin (7/7/2025). Rakor ini mempertemukan pemerintah daerah dengan para pimpinan perusahaan untuk membahas optimalisasi program CSR yang terarah dan bermanfaat bagi masyarakat.

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyerukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dan Bina Lingkungan (TJSPKBL/CSR) Kabupaten Sukabumi Tahun 2025. Bertempat di PT. Amerta Indah Otsuka, Kecamatan Cicurug, pada Senin (7/7/2025), Bupati menekankan agar program CSR perusahaan selaras dengan prioritas pembangunan daerah untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

Dalam acara yang dihadiri oleh anggota DPRD, pimpinan perusahaan, kepala perangkat daerah, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicurug, Bupati Asep Japar menyebut pertemuan ini sebagai momentum strategis untuk menyamakan persepsi.

“Saya mengajak kepada seluruh perusahaan di Sukabumi untuk bekerjasama dalam pembangunan, termasuk di antaranya dalam pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati Asep Japar dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan dampak program CSR agar lebih terarah dan memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi warga Kabupaten Sukabumi.

Bupati memaparkan beberapa fokus penting yang diharapkan dapat didukung oleh pihak perusahaan melalui dana CSR mereka. Hal ini sejalan dengan 11 program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yang mencakup sektor-sektor vital seperti pendidikan (Generasi Mencrang), kesehatan (Sukabumi Sakti), dan pengembangan pariwisata (Pariwisata Berdaya).

“Bersama dengan pemda untuk menyesuaikan program sebagaimana arah pembangunan daerah, selain itu mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD), rekrutmen dan pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta menjaga dan melestarikan lingkungan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Bupati, telah berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat melalui berbagai regulasi. Kini, peran aktif dunia usaha dinilai menjadi kunci untuk mengakselerasi pembangunan.

Acara yang berlangsung di fasilitas PT. Amerta Indah Otsuka ini juga menjadi sorotan. Perusahaan yang dikenal dengan program CSR “SATU HATI” tersebut dianggap sebagai contoh positif dalam implementasi tanggung jawab sosial, dengan fokus pada pilar Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan.

Ketua Forum TJSPKBL Kabupaten Sukabumi yang turut hadir mengamini arahan Bupati dan menyatakan komitmen forum untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan perusahaan agar sinergi yang diharapkan dapat terwujud secara efektif.

“Tentu kita harapkan kedepan implementasi program CSR lebih optimal dan terarah sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Bupati.

Rakor ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi pelaksanaan CSR di Kabupaten Sukabumi, dimana setiap program yang digulirkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian integral dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan di daerah.(*)


Reporter: Awang

Redaktur: Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Dorong Kemandirian UMKM, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan Alat Produksi di Cikakak dan Palabuhanratu

26 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Pose kepalan tangan oleh lima orang, termasuk pejabat pemerintah berseragam PNS dan warga, dalam acara penyerahan bantuan peralatan kuliner. Terlihat berbagai peralatan dapur komersial baja tahan karat seperti panci besar dan blender yang ditumpuk di atas kotak karton di depan sebuah bangunan beton ekspos. Seorang wanita berhijab ungu di tengah memegang dokumen resmi pemerintah, sementara pejabat dan warga lainnya melakukan pose kepalan tangan. Peralatan tersebut mencakup panci berukuran diameter 45 CM. Di latar belakang, terdapat pintu kayu dan jendela dengan bingkai kuning serta tanaman hias dalam pot.

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

26 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama jajaran kepala perangkat daerah mengikuti rapat koordinasi virtual terkait persiapan pembangunan Jembatan Leuwidinding di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/8/2026).

Semarak HUT Ke-81 RI: Setda Kabupaten Sukabumi Gelar Lomba Tradisional Guna Perkuat Sinergitas Pegawai

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Ratusan peserta berbusana merah-putih yang meriah melakukan gerakan senam massal yang sinkron di halaman terbuka yang didekorasi dengan bendera hiasan, merayakan sebuah acara patriotik.

Badan Gizi Nasional Perketat Pengawasan Dapur SPPG: Terapkan Sif Dini Hari hingga Sidak via Zoom

26 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah), memberikan keterangan usai melakukan inspeksi mendadak di salah satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. BGN kini memperketat pengawasan terhadap kepala dapur di seluruh SPPG, termasuk penerapan pengecekan kehadiran via konferensi video Zoom pada dini hari guna memastikan petugas selalu di tempat saat proses pengolahan makanan.

Kecelakaan Maut di Tanjakan Cisarakan Sukabumi: Diduga Rem Blong, Truk Terjun ke Jurang dan Tewaskan Satu Orang

26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

EVAKUASI KORBAN: Petugas gabungan dan tim SAR mengevakuasi jenazah pengemudi truk yang terperosok ke dalam jurang akibat rem blong di Tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/8/2026) malam. Insiden tunggal tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu penumpang luka-luka.

Wujudkan Program “Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga”, Polres Sukabumi Bangun Rutilahu bagi Korban Kebakaran di Nyalindung

26 Agustus 2026 - 12:12 WIB

WUJUD NYATA KEPEDULIAN POLRI: Penampakan fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang kini telah selesai dibangun menjadi hunian yang kokoh, rapi, dan sangat layak ditempati. Rumah ini menjadi bukti nyata implementasi semangat "Bhayangkara Jaga dan Rawat Warga" yang dihadirkan oleh Polres Sukabumi untuk masyarakat terdampak musibah.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca