Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Jul 2025 13:50 WIB

Miris, Bayi Perempuan Dibuang dalam Kresek Hitam di Sukabumi, Ditemukan Selamat dengan Tali Ari-ari Masih Menempel


					Beginilah kondisi pinggir jalan dekat Masjid Nurul Hidayah, Sukabumi, tempat seorang bayi perempuan ditemukan terbungkus kantong keresek oleh warga pada Selasa pagi. Perbesar

Beginilah kondisi pinggir jalan dekat Masjid Nurul Hidayah, Sukabumi, tempat seorang bayi perempuan ditemukan terbungkus kantong keresek oleh warga pada Selasa pagi.

JENTERANEWS.com – Hati warga Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, teriris pilu pada Selasa (15/7/2025) pagi. Sesosok bayi perempuan yang baru dilahirkan ditemukan dalam kondisi hidup, terbungkus kantong keresek hitam dan tergeletak di pinggir jalan, seolah tak bernyawa.

Peristiwa yang menggegerkan warga ini terjadi sekitar pukul 08.10 WIB di Jalan Cipanengah RT 02/17, tepatnya di dekat Masjid Nurul Hidayah. Bayi malang tersebut ditemukan dengan tali ari-ari yang masih utuh menempel di tubuhnya, sebuah pemandangan yang menyayat hati bagi siapa pun yang melihatnya.

Kapolsek Warudoyong melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, membenarkan penemuan tragis tersebut. Ia memaparkan kronologi penemuan yang berawal dari laporan seorang warga kepada Ketua RT setempat.

“Semua bermula saat Ketua RT, Bapak AS (56), menerima laporan dari warganya. Tanpa buang waktu, ia bersama seorang warga lainnya, Ujang (35), segera menuju lokasi yang dimaksud,” ungkap AKP Astuti.

Setibanya di sana, keduanya mendapati sebuah bungkusan keresek hitam yang mencurigakan. Betapa terkejutnya mereka saat membuka bungkusan itu dan menemukan seorang bayi mungil yang masih bergerak dan bernapas.

“Bayi tersebut dalam kondisi hidup, dengan tali ari-ari yang masih menempel. Mereka langsung melaporkannya kepada piket siaga Polsek Warudoyong, dan anggota kami segera meluncur ke lokasi,” lanjut Astuti.

Tim dari Polsek Warudoyong yang tiba di lokasi segera melakukan tindakan cepat. Garis polisi dipasang untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), sementara beberapa petugas lainnya mulai mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan menyisir area sekitar untuk mencari rekaman CCTV yang mungkin dapat mengungkap identitas pelaku.

Bayi perempuan itu pun segera dievakuasi ke Puskesmas Benteng untuk mendapatkan pertolongan pertama. Mengingat kondisinya, ia kemudian dirujuk ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk pemeriksaan dan perawatan yang lebih intensif.

“Hasil pemeriksaan medis sementara sangat melegakan. Bayi berjenis kelamin perempuan, lahir dengan berat badan 3,3 kg dan panjang 50 cm. Syukurlah, kondisinya dinyatakan sehat dan stabil,” jelas AKP Astuti.

Saat ini, fokus utama aparat adalah memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Tim Reskrim Polres Sukabumi Kota tengah melakukan penyelidikan intensif. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi untuk memastikan penanganan dan masa depan bayi tersebut.

Di akhir keterangannya, AKP Astuti mewakili Polres Sukabumi Kota menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas.

“Kami sangat berharap partisipasi dari masyarakat. Apabila ada yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa ini, jangan ragu untuk melapor. Informasi Anda akan sangat berharga untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(*)


Reporter : Awang

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 78 kali

Baca Lainnya

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.

Bupati Sukabumi Tegaskan LKKS Sebagai Mitra Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial

27 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan dan arahan saat pelantikan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2029 di Pendopo Sukabumi. Bupati menekankan peran strategis LKKS sebagai mitra pemerintah.

Dihantam Gelombang Tinggi di Pantai Pangrerekan Sukabumi, Perahu Nelayan Terbalik: Satu Orang Meninggal Dunia

27 Juli 2026 - 20:51 WIB

Proses evakuasi korban oleh petugas gabungan TNI AL Pos Ujunggenteng dan warga dari perahu nelayan 'Alvian Putra 27' yang terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak bersandar di Pantai Pangrerekan, Desa Cicaladi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026).
Trending di Sukabumi