Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jul 2026 13:14 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp278 Juta untuk Ratusan Korban Kebakaran Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi


					Petugas kemanusiaan sedang sibuk mendistribusikan bantuan logistik kedaruratan di posko penampungan untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Cisolok, Sukabumi. Tampak tumpukan air minum kemasan dan berbagai kantong bantuan, seperti selimut dan kasur, yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 420 jiwa penyintas. Perbesar

Petugas kemanusiaan sedang sibuk mendistribusikan bantuan logistik kedaruratan di posko penampungan untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Cisolok, Sukabumi. Tampak tumpukan air minum kemasan dan berbagai kantong bantuan, seperti selimut dan kasur, yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 420 jiwa penyintas.

JENTERANEWS.com — Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemerintah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan senilai Rp278.415.408 untuk memenuhi kebutuhan dasar 420 warga terdampak (70 Kepala Keluarga) pada masa tanggap darurat.

Berdasarkan laporan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sukabumi, kebakaran hebat tersebut terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Api diduga berawal dari korsleting listrik, meski tim di lapangan juga sempat mencatat adanya dugaan awal terkait aktivitas pembakaran yang tidak pada tempatnya.

Api dengan sangat cepat membesar dan menjalar karena mayoritas rumah di kawasan adat tersebut bermaterialkan kayu dengan atap ijuk. Kondisi ini diperparah oleh kencangnya tiupan angin serta jarak antarbangunan yang sangat rapat. Akibatnya, 70 unit rumah mengalami rusak berat dan dua unit kendaraan roda empat hangus terbakar. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak selalu menjadi prioritas utama pemerintah dalam setiap penanganan bencana.

“Pada masa tanggap darurat, yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Karena itu, Kemensos menyalurkan bantuan logistik dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan kepada para penyintas berjalan optimal,” tegas Gus Ipul di Jakarta, Minggu (26/7/2026).

Sinergi Distribusi Logistik dan Pendirian Dapur Umum

Petugas Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan Tagana sedang meninjau pemasangan tenda darurat keluarga bantuan dari Kementerian Sosial. Langkah cepat ini dilakukan untuk menyediakan tempat berlindung sementara bagi 70 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka.

Petugas Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan Tagana sedang meninjau pemasangan tenda darurat keluarga bantuan dari Kementerian Sosial. Langkah cepat ini dilakukan untuk menyediakan tempat berlindung sementara bagi 70 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka.

Bantuan logistik dari Kemensos didistribusikan melalui tiga titik, yakni Sentra Palamarta Sukabumi, Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, dan Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan esensial pengungsi. Untuk kebutuhan operasional pengungsian, Kemensos menyalurkan belasan tenda keluarga, tenda induk, 110 lembar tenda gulung, velbed, serta ratusan lembar kasur, matras, dan selimut.

Sementara untuk pemenuhan kebutuhan logistik pangan dan sandang, bantuan yang diberikan meliputi 1.500 kilogram beras, ratusan paket makanan siap saji dan makanan anak, ratusan setel pakaian (dewasa dan anak), family kit, kidsware, hingga perlengkapan ibadah.

Sebagai bentuk sinergi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga turut menerjunkan bantuan. Bantuan tersebut berupa 250 dus mi instan, 100 bungkus nasi liwet, 80 kilogram gula, 100 kaleng biskuit, 20 dus air mineral, serta 60 paket perlengkapan mandi.

Saat ini, sebagian warga terdampak terpaksa mengungsi di rumah kerabat, sementara sebagian lainnya menempati tenda-tenda pengungsian darurat. Di lokasi kejadian, Dinas Sosial, Tagana, P2BK BPBD, Satpol PP, TNI-Polri, dan pemerintah desa setempat terus bahu-membahu menangani warga terdampak.

Tim gabungan secara aktif melakukan asesmen lanjutan, menyiapkan lokasi pengungsian yang layak, dan memberikan layanan trauma healing di posko. Untuk menjamin ketersediaan makanan para penyintas, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi juga telah mendirikan fasilitas dapur umum.

Kemensos memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap menyesuaikan dukungan logistik sesuai dengan dinamika kebutuhan warga selama masa tanggap darurat berlangsung.(*Wan*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sudaryono Tegaskan Pengelolaan Program Makan Bergizi Harus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

31 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono ketika menyampaikan penjelasan terkait prioritas komoditas dan strategi stabilisasi harga dalam program Makan Bergizi (MBG).

Lima Pejabat Desa Cihamerang Sukabumi Mundur Massal Imbas Polemik Anggaran Pematangan Lahan

31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Kandang Ternak Tak Lagi Aman, Gelombang Pencurian Resahkan Warga Sinarbentang Sukabumi

30 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Jaga Kondusivitas Palabuhanratu, Polres Sukabumi Rangkul Komunitas Angkutan Umum

30 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Suasana penuh keakraban saat Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi merangkul pengemudi angkot di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas.

Longsor Terjang Nyalindung Sukabumi: TPT Halaman Rumah Warga Ambruk, Material Sempat Tutup Jalan Desa

30 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) halaman rumah warga yang ambruk di Kampung Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026). Material longsoran sempat menutup akses jalan desa sebelum akhirnya dibersihkan melalui kerja bakti oleh warga bersama unsur gabungan.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Gudang Miras Oplosan di Citamiang, Ratusan Botol dan 75 Liter Cairan Diamankan

30 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Barang bukti berupa 198 botol minuman beralkohol berbagai merek, 83 botol miras oplosan, dan 75 liter miras oplosan dalam galon yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan pelaku berinisial H di kawasan Jalan Otista, Citamiang.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca