Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Okt 2025 12:13 WIB

CPUGGp PERPANJANG STATUS UNESCO HINGGA 2029, SEKDA SUKABUMI SOROT ENAM ISU STRATEGIS PENGEMBANGAN KAWASAN


					Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, memberikan sambutan kunci saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) 2026-2029 di Palabuhanratu, Jumat (10/10/2025). Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, memberikan sambutan kunci saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) 2026-2029 di Palabuhanratu, Jumat (10/10/2025).

JENTERANEWS.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) periode 2026-2029. Dalam pidato pembukaan di Hotel Augusta Palabuhanratu pada Jumat (10/10/2025), Sekda menyoroti pentingnya kolaborasi multipihak serta enam isu strategis sebagai kunci pengembangan kawasan pasca-perolehan kembali Green Card dari UNESCO.

Rakor strategis ini menjadi forum penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas RI, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dinas ESDM Jawa Barat, serta Ketua Harian Badan Pengelola CPUGGp.

H Ade Suryaman menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian CPUGGp yang berhasil mempertahankan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Keberhasilan tersebut ditandai dengan perolehan Green Card pada Sidang ke-11 Dewan UGGp di Chile, September 2025, yang secara otomatis memperpanjang keanggotaan CPUGGp hingga tahun 2029.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh pihak. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bukan hanya kebanggaan Jawa Barat, tetapi juga aset vital untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tegas Sekda.

Sekda menekankan bahwa pengembangan kawasan CPUGGp harus diselaraskan dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah), dengan fokus utama pada penguatan sektor pariwisata dan agroindustri.

Lebih lanjut, H Ade Suryaman menggarisbawahi enam isu strategis yang wajib ditangani secara terpadu demi pengembangan kawasan yang optimal:

  1. Pemulihan Pascabencana: Penguatan mitigasi dan adaptasi terhadap risiko bencana alam.
  2. Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Implementasi sistem pengelolaan sampah yang partisipatif dan berkelanjutan.
  3. Penguatan Destinasi Wisata: Peningkatan kualitas dan amenitas destinasi untuk menarik wisatawan berkelas dunia.
  4. Pemberdayaan Ekonomi Warga: Peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pariwisata dan agroindustri.
  5. Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Budaya: Konservasi lingkungan dan penguatan identitas budaya lokal.
  6. Kolaborasi Multi Pihak: Memastikan sinergi kuat antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan media (pentahelix).

“Kolaborasi adalah kata kunci utama. Pemerintah daerah tidak mungkin berhasil tanpa adanya dukungan solid dari seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media,” pungkasnya.

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menjelaskan bahwa Rakor ini diselenggarakan dua kali dalam setahun sebagai upaya berkelanjutan untuk mempererat sinergi pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Toha Wildan juga menegaskan bahwa pengembangan CPUGGp didukung oleh landasan hukum yang kuat, antara lain Perpres Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Taman Bumi (Geopark), Perpres Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Jawa Barat Selatan, serta Perda Nomor 6 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Sukabumi 2025-2029.

“Ciletuh-Palabuhanratu merupakan satu-satunya geopark berstatus UNESCO di Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangannya harus diprioritaskan untuk mampu menciptakan pariwisata berkelas dunia,” ujarnya.

Dalam penutupannya, ia mengharapkan dukungan penuh dari Forum CSR, sektor swasta, dan pemerintah pusat. Dukungan ini dinilai krusial untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan kawasan CPUGGp, mencakup aspek ekonomi, pendidikan, dan konservasi lingkungan.(*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.

Bupati Sukabumi Tegaskan LKKS Sebagai Mitra Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial

27 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan dan arahan saat pelantikan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2029 di Pendopo Sukabumi. Bupati menekankan peran strategis LKKS sebagai mitra pemerintah.

Dihantam Gelombang Tinggi di Pantai Pangrerekan Sukabumi, Perahu Nelayan Terbalik: Satu Orang Meninggal Dunia

27 Juli 2026 - 20:51 WIB

Proses evakuasi korban oleh petugas gabungan TNI AL Pos Ujunggenteng dan warga dari perahu nelayan 'Alvian Putra 27' yang terbalik setelah dihantam ombak besar saat hendak bersandar di Pantai Pangrerekan, Desa Cicaladi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026).
Trending di Sukabumi