Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Des 2025 07:30 WIB

Gilas 4.428 Botol Miras, Sukabumi Tegaskan Status ‘Zero Alcohol’ Jelang Tahun Baru


					Sebuah alat berat melindas ribuan botol minuman keras (miras) hasil sitaan di Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Sebanyak 4.428 botol miras dimusnahkan oleh Polres Sukabumi bersama unsur Forkopimda sebagai upaya cipta kondisi jelang perayaan Tahun Baru dan penegakan Perda Nol Persen Alkohol. Perbesar

Sebuah alat berat melindas ribuan botol minuman keras (miras) hasil sitaan di Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Sebanyak 4.428 botol miras dimusnahkan oleh Polres Sukabumi bersama unsur Forkopimda sebagai upaya cipta kondisi jelang perayaan Tahun Baru dan penegakan Perda Nol Persen Alkohol.

JENTERANEWS.com – Deru mesin alat berat steamroller (wales) memecah suasana di Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Ribuan botol kaca dan kemasan plastik berisi minuman keras (miras) yang terhampar di atas terpal biru seketika remuk tak bersisa. Pemandangan ini bukan sekadar pemusnahan barang bukti, melainkan proklamasi tegas bahwa Kabupaten Sukabumi menutup pintu rapat-rapat bagi peredaran alkohol.

Sebanyak 4.428 botol miras berbagai merek dan jenis dimusnahkan dalam agenda yang dipimpin oleh Polres Sukabumi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ribuan botol tersebut merupakan hasil sitaan dari razia gabungan yang intensif dilakukan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya, sebuah operasi pengamanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa langkah pemusnahan ini merupakan simbol perlawanan kolektif terhadap penyakit masyarakat. Menurutnya, miras sering kali menjadi hulu dari berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak pidana kekerasan.

“Yang kita musnahkan hari ini sebanyak 4.428 botol. Ini hasil razia gabungan TNI-Polri dan Satpol PP dalam patroli skala besar. Sukabumi tidak boleh ada peredaran miras, tidak ada ruang sedikit pun untuk alkohol,” ujar AKBP Samian dengan nada tegas usai memimpin pemusnahan.

Samian menambahkan bahwa strategi pencegahan (preventif) jauh lebih efektif dibanding penindakan pasca-kejadian. Dengan memusnahkan ribuan liter alkohol ini, potensi kerawanan sosial di malam pergantian tahun diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.

Upaya pemberantasan miras di Sukabumi tidak hanya dilakukan secara terbuka, namun juga melalui operasi senyap. Komandan Kodim (Dandim) 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ari Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh melalui pendekatan intelijen.

“Selain operasi terbuka, kami juga melakukan operasi tertutup. Titik-titik yang menjadi fokus peredaran miras akan kami garap setelah diketahui lokasinya. Ini kerja tim yang solid,” jelas Agung.

Sinergitas ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Basarnas, hingga tenaga kesehatan, yang disiagakan untuk mengantisipasi segala bentuk risiko selama masa libur akhir tahun.

Langkah agresif aparat penegak hukum ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyatakan bahwa pemusnahan ini sejalan dengan regulasi daerah yang berlaku ketat.

“Perda minuman beralkohol di Kabupaten Sukabumi jelas, nol persen. Tidak boleh ada peredaran minuman beralkohol,” tegas Andreas.

Ia menekankan bahwa Sukabumi ingin menciptakan atmosfer perayaan tahun baru yang bermartabat. Bukan dengan euforia pesta pora yang merusak, melainkan dengan menjaga keselamatan dan masa depan generasi muda dari bahaya alkohol.

Pemusnahan ribuan botol miras ini menjadi pesan penutup tahun yang kuat: keamanan dan ketertiban di Sukabumi bukan sesuatu yang ditawar, melainkan harga mati yang diperjuangkan melalui konsistensi dan ketegasan bersama.(*)


Laporan: M. Ridwan

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca