Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Des 2025 09:16 WIB

Gasak Motor di Rumah Kosong, Dua Pemuda Gunungpuyuh Tak Berkutik Diringkus Polisi


					Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Didin Waslidin (kiri), didampingi jajaran personel Polsek Gunungpuyuh saat mengamankan dua tersangka kasus curanmor berinisial APD dan MR di Mapolsek Gunungpuyuh, Minggu (21/12). Perbesar

Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Didin Waslidin (kiri), didampingi jajaran personel Polsek Gunungpuyuh saat mengamankan dua tersangka kasus curanmor berinisial APD dan MR di Mapolsek Gunungpuyuh, Minggu (21/12).

JENTERANEWS.com – Jajaran Unit Reskrim Polsek Gunungpuyuh, Polres Sukabumi Kota, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Dua pemuda berinisial APD (20) dan MR (20) tak berkutik saat dibekuk aparat kepolisian usai diduga kuat menggasak satu unit sepeda motor dari sebuah rumah kosong.

Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Didin Waslidin, menjelaskan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Kamis (18/12) sekitar pukul 14.30 WIB. Langkah cepat ini diambil setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban, Mochamad Razata Putra (23), yang kehilangan sepeda motor Yamaha Jupiter miliknya.

“Betul, kami telah mengamankan dua terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada Selasa (16/12/2025) dini hari, sekitar pukul 00.00 WIB di sebuah rumah kosong yang berlokasi di Jalan Aminta Azmali, Kelurahan Sriwidari,” ungkap AKP Didin dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (21/12).

Berdasarkan hasil penyelidikan dan interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Modus operandi yang digunakan adalah dengan mengincar kendaraan yang sedang terparkir di lokasi sepi, kemudian merusak rumah kunci kontak motor tersebut untuk membawanya kabur.

“Para pelaku merusak kunci kontak motor korban yang sedang terparkir. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp4 juta,” jelas AKP Didin.

Dari tangan kedua tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain satu buah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta satu unit kunci kontak yang diduga digunakan dalam melancarkan aksi kejahatan tersebut.

Saat ini, APD dan MR masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Gunungpuyuh. Pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan kasus untuk mendalami kemungkinan keterlibatan kedua tersangka dalam aksi curanmor di lokasi lain.

Atas perbuatannya, kedua pemuda asal Kecamatan Gunungpuyuh tersebut dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

“Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara,” tegas Kapolsek.

Menutup keterangannya, AKP Didin Waslidin mengimbau kepada seluruh masyarakat Sukabumi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, pastikan menggunakan kunci ganda, dan segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat atau menjadi korban tindak pidana,” pungkasnya.(*)

Laporan: Denny Nurman

Editor: Hamjah

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca