Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Des 2025 13:03 WIB

Geger, Warga Tipar Sukabumi Temukan Pria Paruh Baya Meninggal di Kamar Kos, Aroma Menyengat Jadi Petunjuk


					Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan tim medis tengah melakukan penanganan dan persiapan evakuasi jenazah Lalan Ruslandi (58) di lokasi kejadian. Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kelurahan Tipar, Kota Sukabumi, Jumat (26/12/2025) malam, setelah warga mencium aroma menyengat. Perbesar

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan tim medis tengah melakukan penanganan dan persiapan evakuasi jenazah Lalan Ruslandi (58) di lokasi kejadian. Korban ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kelurahan Tipar, Kota Sukabumi, Jumat (26/12/2025) malam, setelah warga mencium aroma menyengat.

JENTERANEWS.com – Keheningan malam di Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, mendadak pecah pada Jumat (26/12/2025). Warga setempat digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria paruh baya di dalam kamar kosnya. Korban yang diketahui bernama Lalan Ruslandi (58) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah warga mencurigai aroma menyengat yang bersumber dari kamarnya.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika seorang saksi mata, Asep Solihin, menerima laporan dari penghuni kos lainnya mengenai bau tidak sedap yang berasal dari kamar nomor 48, tempat korban tinggal. Didorong rasa curiga dan khawatir, para saksi berinisiatif untuk memeriksa kondisi di dalam kamar tersebut.

“Setelah dilakukan pengecekan, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tersungkur di dalam kamar mandi dan sudah tidak bernyawa,” ungkap Astuti dalam keterangan resminya, Sabtu (27/12/2025).

Atas temuan tersebut, warga segera melapor kepada Ketua RT setempat yang kemudian meneruskan informasi ini kepada pihak kepolisian dari Polsek Citamiang dan Polres Sukabumi Kota.

Merespons laporan warga, petugas kepolisian segera tiba di lokasi untuk memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sejumlah obat-obatan milik korban. Temuan ini diperkuat oleh keterangan pihak keluarga yang menyatakan bahwa korban memiliki riwayat penyakit menahun.

“Menurut keterangan adik korban, Yosep Muhammad Malik, korban memang sudah sejak lama menderita sakit lambung dan rutin berobat ke rumah sakit,” tambah Astuti.

Jenazah Lalan Ruslandi kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD R. Syamsudin, S.H. (Bunut) untuk menjalani visum luar. Pihak kepolisian memastikan, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut, yang dibuktikan dengan penandatanganan surat pernyataan resmi. Saat ini, penanganan lebih lanjut terkait administrasi kasus tersebut berada di bawah wewenang Polsek Citamiang.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca