Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Jan 2026 11:05 WIB

Diduga Korsleting, Ruko Grosir di Sukalarang Hangus Terbakar: Kerugian Capai Rp3 Miliar


					Kobaran api melahap bangunan ruko grosir tiga lantai di Kampung Satong Pangestu, Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/1/2026) malam. Perbesar

Kobaran api melahap bangunan ruko grosir tiga lantai di Kampung Satong Pangestu, Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/1/2026) malam.

JENTERANEWS.com– Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) grosir dan sembako berlantai tiga di Kampung Satong Pangestu, RT 037/RW 008, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/1/2026) malam. Insiden yang menghanguskan sebagian besar bangunan tersebut diperkirakan menelan kerugian materiil hingga Rp3 miliar.

Peristiwa bermula sekitar pukul 19.40 WIB. Banyaknya material mudah terbakar, seperti barang dagangan sembako dan peralatan rumah tangga, membuat api dengan cepat membesar dan menjalar dari lantai satu hingga ke atap lantai dua.

Camat Sukalarang, Ratu Badrijawati, yang meninjau langsung lokasi kejadian, mengonfirmasi bahwa dugaan kuat penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik (korsleting).

“Iya, kejadian kebakaran semalam itu api menghanguskan sebagian besar bangunan tiga lantai. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” ujar Ratu, Jumat (2/1/2026).

Ratu memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Pemilik ruko, Deden Dainal Husna, diketahui baru saja tiba di lokasi saat api mulai berkobar, sehingga dapat segera menyelamatkan diri. Namun, karena kondisi bangunan yang rusak parah dan dinilai tidak aman, pemilik ruko terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat.

Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Komandan Regu Posko VII Sukaraja, Ade Feri, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 19.58 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB.

Operasi pemadaman melibatkan empat unit armada gabungan dari Posko VII Sukaraja, Posko VI Cisaat, Damkar GSI II Cimangkok, serta satu unit bantuan dari Kota Sukabumi. Selain itu, unsur TNI, Polri, P2BK, perangkat desa, dan masyarakat turut bahu-membahu mengamankan lokasi.

“Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya kobaran api serta kondisi sumber air yang jaraknya cukup jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Ade Feri.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Jumat dini hari pukul 01.40 WIB. Berdasarkan pendataan petugas, sekitar 60 persen bangunan ludes terbakar, meliputi atap, lantai satu, dan dua. Namun, petugas berhasil menyelamatkan sekitar 40 persen aset tersisa.

“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan. Fokus kami selanjutnya adalah pendataan kerusakan serta kebutuhan mendesak bagi pemilik ruko,” tambah Ratu Badrijawati.

Pemerintah kecamatan bersama BPBD Kabupaten Sukabumi kini tengah melakukan koordinasi lanjutan untuk penanganan pascakebakaran. Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan bertingkat dan tempat usaha yang menyimpan barang mudah terbakar.(*)


Kor : Herman

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca