Menu

Mode Gelap

News · 22 Jan 2026 18:11 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif


					Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026). Perbesar

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).

JENTERANEWS.com – Suasana demokrasi yang hidup namun tetap tertib mewarnai Kabupaten Yahukimo pada Rabu (21/1/2026). Ratusan massa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Yahukimo. Di tengah penyampaian aspirasi tersebut, kehadiran aparat gabungan di bawah naungan Operasi Damai Cartenz 2026 menjadi sorotan karena berhasil mengawal jalannya aksi dengan pendekatan yang tegas namun humanis.

Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personelnya bukan untuk membatasi, melainkan menjamin ruang demokrasi di Tanah Papua tetap aman dan bermartabat.

“Operasi Damai Cartenz 2026 hadir untuk menjaga Papua tetap aman dan damai. Penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Tugas utama kami adalah memastikan ruang demokrasi berjalan dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangannya.

Aksi damai ini dimulai dengan konsentrasi massa di kawasan Jam Kota Dekai. Sekitar 500 orang yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, tokoh adat, hingga kelompok mama-mama Yahukimo bergerak menuju Kantor DPRD. Iring-iringan massa yang berjalan kaki serta menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan satu unit mobil komando melintasi jalan protokol Kota Dekai dengan pengawalan ketat aparat.

Massa membawa sejumlah tuntutan krusial terkait situasi sosial-politik di daerah tersebut. Dalam orasinya, mereka secara tegas menolak militerisme, pembangunan pos-pos militer baru, masuknya investasi dan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Kabupaten Yahukimo.

Setibanya di gedung wakil rakyat, pengamanan dilakukan secara berlapis—terbuka dan tertutup—oleh personel gabungan dari Polres Yahukimo, Brimob BKO Polda Papua, serta Satgas Operasi Damai Cartenz.

Tepat pukul 13.15 WIT, perwakilan massa menyerahkan pernyataan sikap secara resmi. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Yahukimo, Minggituk Kobak, S.Si., yang menerima langsung massa aksi, menyatakan komitmen lembaganya untuk meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku.

Minggituk juga memberikan apresiasi khusus terhadap pola pengamanan yang diterapkan aparat. “Kami melihat aparat keamanan menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik dan situasi tetap kondusif. Ini penting untuk menjaga Yahukimo tetap aman dan damai,” ujarnya.

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H., yang turut memimpin pengamanan di lapangan, menekankan bahwa Polri menghormati kebebasan berpendapat di muka umum sebagai pilar demokrasi, selama dilakukan dalam koridor hukum.

“Polri hadir untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat. Kami menghormati penyampaian aspirasi secara damai, dan pengamanan dilakukan agar situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Yahukimo tetap terjaga,” ujar Kapolres.

Aksi berakhir dengan damai setelah massa membubarkan diri secara teratur dari halaman Kantor DPRD. Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti nyata komitmen Operasi Damai Cartenz 2026 dalam merawat kedamaian di Papua, sekaligus menepis kekhawatiran akan gesekan antara aparat dan masyarakat sipil dalam momen-momen penyampaian pendapat.(*)

Laporan: Julius

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Ngeri! Bawa Panah hingga Air Keras, Rencana Aksi Tawuran Pemuda di Jaktim Digagalkan Polisi

17 Januari 2026 - 17:37 WIB

Personel gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengawasi sejumlah pemuda yang berhasil diamankan dalam operasi cipta kondisi, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kelompok ini diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar. Tampak di sisi kiri, deretan sepeda motor turut disita petugas sebagai barang bukti.
Trending di News