Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jan 2026 15:47 WIB

Percepat Respons Gawat Darurat, Pemkab Sukabumi Siapkan Layanan Panggilan Terpadu 112


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memimpin rapat pembahasan rencana kerja sama layanan Nomor Panggilan Darurat 112 bersama PT Digital Sandi Informasi (DSI) di Ruang Wakil Bupati, Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026). Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memimpin rapat pembahasan rencana kerja sama layanan Nomor Panggilan Darurat 112 bersama PT Digital Sandi Informasi (DSI) di Ruang Wakil Bupati, Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026).

JENTERANEWS.com – Dalam situasi genting, setiap detik sangat berharga. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengambil langkah strategis dengan mempersiapkan layanan nomor panggilan darurat tunggal atau Call Center 112. Layanan ini dirancang sebagai pintu komunikasi terpadu untuk merespons berbagai kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Keseriusan ini terwujud dalam rapat pembahasan kerja sama antara Pemkab Sukabumi dan PT Digital Sandi Informasi (DSI) yang digelar di Ruang Wakil Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pada Senin (26/1/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman, serta dihadiri oleh para asisten daerah, staf ahli bupati, dan jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan).

Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa implementasi layanan 112 bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi pemerintahan, melainkan sebuah kebutuhan mendesak. Mengingat wilayah Kabupaten Sukabumi yang sangat luas dengan potensi risiko bencana dan sosial yang beragam, kehadiran satu pintu komunikasi menjadi krusial.

“Layanan panggilan darurat 112 akan menjadi pintu awal masyarakat ketika menghadapi kondisi genting. Mulai dari aduan pelayanan publik, kebencanaan, kebakaran, hingga situasi darurat lainnya. Dengan satu nomor, respons pemerintah bisa jauh lebih cepat dan terarah,” ujar Ade di sela-sela pertemuan.

Secara teknis dan kelembagaan, layanan ini nantinya akan berada di bawah komando Diskominfosan Kabupaten Sukabumi. Sebagai langkah awal proses formalisasi, Pemkab Sukabumi akan segera melayangkan surat kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar izin penggunaan layanan nomor tunggal nasional ini dapat segera diterbitkan.

“Sambil menunggu proses perizinan tersebut, kami merencanakan studi tiru ke Kota Bandung yang sudah lebih dulu sukses mengelola layanan 112. Kami ingin mengadopsi sistem manajemen yang efektif dari sana,” tambah Ade.

Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menyambut baik rencana ini. Ia menilai layanan 112 sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang menuntut pelayanan praktis. Keunggulan utamanya adalah kemudahan akses karena nomor ini bebas pulsa, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan biaya.

“Beberapa daerah di Jawa Barat seperti Kota Bandung, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor sudah menerapkan layanan ini dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Diskominfosan tentu akan menindaklanjuti rencana kerja sama ini secara serius,” tegas Yulipri.

Sementara itu, perwakilan PT Digital Sandi Informasi, Wulan, menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan standar nasional penanganan gawat darurat yang menjadi indikator penting dalam pengembangan konsep Smart City.

“112 adalah solusi nomor darurat yang mudah diingat, berstandar nasional, dan terintegrasi. Layanan ini tidak hanya memudahkan warga, tetapi juga memungkinkan pimpinan daerah memantau langsung kecepatan dan efektivitas penanganan kondisi darurat di wilayahnya secara real-time,” jelas Wulan.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah gencar mendorong pemerataan layanan 112 di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap warga negara, di mana pun berada, memiliki akses yang setara terhadap perlindungan dan bantuan darurat.

Melalui penerapan layanan 112 ini, Pemkab Sukabumi menargetkan penghapusan hambatan birokrasi dalam penanganan situasi kritis. Masyarakat diharapkan tidak lagi bingung mencari nomor telepon dinas terkait saat musibah terjadi.

“Satu nomor untuk semua keadaan darurat. Harapannya, masyarakat merasa lebih aman karena negara hadir lebih cepat saat mereka membutuhkan,” pungkas Sekda Ade Suryaman.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca