JENTERANEWS.com – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal menggegerkan warga di kawasan Tanjakan Baeud, Kampung Baeud, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Satu unit Angkutan Kota (Angkot) bernomor trayek 35 jurusan Cibadak–Warungkiara mengalami hilang kendali hingga terguling pada Senin (26/1/2026) siang.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh kegagalan fungsi pengereman (brake failure) saat kendaraan melintasi kontur jalan yang menurun tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, angkot tersebut sedang melaju dari arah Warungkiara menuju Bantargadung. Saat memasuki area Tanjakan Baeud yang memiliki medan menurun, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Eli Nurhadi atau yang akrab disapa Bah Keling, menuturkan bahwa insiden berlangsung sangat cepat dan sempat memicu kepanikan warga sekitar.
“Angkot datang dari arah Warungkiara ke Bantargadung. Pas sampai tanjakan, remnya diduga blong sehingga tidak bisa dikendalikan, terus terguling ke sisi kiri jalan,” ujar Bah Keling saat memberikan keterangan, Senin (26/1/2026).
Posisi akhir kendaraan terlihat rebah ke sisi kiri di bahu jalan yang ditumbuhi rerumputan, dengan kondisi kaca depan dan bodi samping mengalami kerusakan.
Meski kondisi kendaraan cukup memprihatinkan, nasib baik masih berpihak pada para penumpang. Diketahui saat kejadian berlangsung, terdapat tiga orang penumpang di dalam angkot tersebut.
Bah Keling memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ketiga penumpang dilaporkan selamat tanpa luka serius. Namun, pengemudi angkot mengalami sejumlah luka akibat benturan dan langsung dievakuasi oleh warga setempat.
“Tidak ada korban jiwa walau ada tiga penumpang di dalamnya. Supir mengalami luka dan sudah dibawa ke Puskesmas Cigombong, Warungkiara untuk penanganan medis,” tambahnya.
Kapolsek Warungkiara, AKP Panji Setiaji, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal di wilayah hukumnya tersebut. Pihak kepolisian segera merespons laporan warga dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Iya betul ada, saat ini masih dalam proses evakuasi,” ujar AKP Panji singkat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. Petugas juga tengah berupaya mengevakuasi badan kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur sibuk tersebut. Pengendara yang melintas di kawasan Tanjakan Baeud diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi jalan menurun.(*)















