Menu

Mode Gelap

Laporan: M.Ridwan · 8 Jan 2025 17:01 WIB

Kepala BNPB Pantau Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana di Sukabumi


					Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto , didampingi Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, meninjau pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Desa Wanajaya, Cisolok, Sukabumi, Rabu (8/1/2025). Perbesar

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto , didampingi Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, meninjau pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Desa Wanajaya, Cisolok, Sukabumi, Rabu (8/1/2025).

JENTERANEWS.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan kerja ke Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (8/1/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah.

Kedatangan Kepala BNPB disambut oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri. Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menjelaskan bahwa Kabupaten Sukabumi telah memasuki tahap transisi tanggap darurat bencana. Setelah sebulan melaksanakan tanggap darurat, kini fokus beralih pada pemulihan kondisi masyarakat.

“Di Sukabumi ini sekarang masuk tahap transisi tanggap darurat bencana. Setelah sebulan dilaksanakan tanggap darurat, sekarang semuanya sudah berakhir dan masuk ke dalam tahap transisi tanggap darurat,” jelas Suharyanto.

Prioritas utama dalam masa transisi ini, menurut Kepala BNPB, adalah mengembalikan kehidupan masyarakat seperti semula, terutama penyediaan hunian yang layak bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan tanah longsor.

“Dalam transisi ini, yang utama adalah mengembalikan kehidupan masyarakat kembali seperti semula. Tentu saja yang paling harus didahulukan adalah rumah-rumah masyarakat yang hancur terkena banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suharyanto menyampaikan bahwa percontohan rumah yang dibangun di Desa Wanajaya akan menjadi acuan bagi 19 kota/kabupaten lain yang juga terdampak bencana. Hal ini menunjukkan keseriusan dan kecepatan pemerintah dalam membantu kesulitan rakyat.

“Ini adalah wujud dari kepedulian, keseriusan pemerintah, kecepatan pemerintah dalam membantu kesulitan rakyat,” terangnya.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, menyampaikan rasa syukur atas respons cepat pemerintah pusat melalui BNPB dalam membangun hunian bagi warganya yang terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa relokasi ini bersifat mandiri karena tanah yang digunakan merupakan hibah milik warga sendiri, yang kemudian mendapat bantuan pembangunan dari pemerintah.

“Alhamdulillah ini relokasi mandiri karena tanahnya milik sendiri atas hibah, kemudian dibantu pemerintah,” ungkap Wabup.

Wabup juga memberikan apresiasi terhadap kualitas rumah percontohan yang dibangun dan penyelesaiannya yang relatif cepat, yaitu dalam waktu 15 hari. Ia berharap hunian tersebut dapat bermanfaat bagi warga yang terdampak bencana.

“Rumahnya cukup bagus dan ini selesai dalam waktu 15 hari. Ini juga pekerjaan yang sangat cepat dan insyaallah bermanfaat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bencana pergerakan tanah di Desa Wanajaya mengakibatkan kerusakan pada 12 rumah, dengan rincian 5 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak ringan.

Dalam kunjungan tersebut, juga dilakukan penanaman pohon sebagai simbol pelestarian alam, ramah lingkungan, sekaligus sebagai upaya antisipasi bencana di masa mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penjaga SD di Warungkiara Ditemukan Tewas Gantung Diri

2 Februari 2026 - 10:29 WIB

Sejumlah warga Kampung Cikoneng tampak berkerumun di sekitar lokasi penemuan mayat di area belakang SDN 1 Sentral, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Minggu (1/2/2026). Warga berdatangan setelah mendengar kabar ditemukannya penjaga sekolah yang tewas tergantung.

Diduga Rem Blong, Angkot Trayek 35 Terguling di Tanjakan Baeud Sukabumi: Sopir Dilarikan ke Puskesmas

26 Januari 2026 - 16:04 WIB

Petugas kepolisian bersama warga meninjau lokasi kecelakaan tunggal angkot trayek 35 yang terguling di Tanjakan Baeud, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026). Kecelakaan diduga terjadi akibat rem kendaraan tidak berfungsi.

Sambut Tahun 2026, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi Gelorakan Semangat Baru dan Optimisme Pembangunan

9 Januari 2026 - 16:00 WIB

Jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat menyongsong tahun 2026, menyiratkan kesiapan dan soliditas lembaga legislatif dalam mengawal pembangunan daerah ke depan.

Ade Suryaman Nahkodai BP CPUGGp, Siap Lanjutkan Kesuksesan Geopark Ciletuh

9 Januari 2025 - 16:31 WIB

Serah terima jabatan Ketua Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (BP CPUGGp) dari H. Iyos Somantri (kiri) kepada H. Ade Suryaman (kanan) di Geopark Information Center, Citepus, Palabuhanratu, Kamis (9/1/2025).

Kapolres Sukabumi Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Ingatkan Personel Jaga Integritas

2 Januari 2025 - 12:14 WIB

Personel Polres Sukabumi mengikuti upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Sukabumi, Kamis (2/1/2025). Sebanyak 11 perwira dan 53 bintara menerima kenaikan pangkat.

Bencana Alam Pengaruhi Kunjungan Wisatawan di Sukabumi Saat Libur Nataru

2 Januari 2025 - 09:06 WIB

Suasana sepi di salah satu objek wisata pantai di Sukabumi Selatan saat libur Tahun Baru 2025. Bencana alam di penghujung tahun 2024 berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata daerah ini.
Trending di Laporan: M.Ridwan