Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Feb 2026 14:36 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Waluran Sukabumi, Atap Rumah Warga Terbang Disapu Angin Kencang


					Kondisi rumah milik Bapak Ata di Kampung Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (24/2/2026) dini hari. Perbesar

Kondisi rumah milik Bapak Ata di Kampung Sukasirna, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (24/2/2026) dini hari.

JENTERANEWS.com — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (24/2/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan satu unit rumah warga di Kampung Sukasirna RT 002/RW 001, Desa Mekar Mukti, mengalami kerusakan pada bagian atap.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Heri, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02:30 WIB. Saat sebagian besar warga tengah terlelap, hembusan angin yang sangat kuat menyapu pemukiman dan menerbangkan sedikitnya lima lembar asbes dari atap rumah milik seorang warga bernama Bapak Ata.

“Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan di bagian atap. Lima buah asbes terbang tertiup angin,” jelas laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi yang diterima pada hari kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa ini. Meski demikian, kejadian ini berdampak langsung pada satu kepala keluarga yang kini membutuhkan penanganan material dengan segera.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP), jajaran Perangkat Desa, serta masyarakat setempat langsung terjun ke lokasi. Tim segera melakukan asesmen kerusakan dan berkoordinasi secara intensif dengan pengurus RT/RW, Pemerintah Desa Mekar Mukti, serta jajaran Forkopincam Waluran.

Menurut taksiran sementara dari BPBD, kerugian material akibat kerusakan atap rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp 1.000.000.

Guna meminimalisir dampak lanjutan, pihak BPBD mencatat adanya kebutuhan logistik mendesak berupa terpal darurat untuk menutup bagian atap yang terbuka, serta material asbes untuk perbaikan permanen.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan masih diselimuti awan mendung. Warga diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(*)

(**Hamjah**)


Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.

Bupati Sukabumi Tegaskan LKKS Sebagai Mitra Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial

27 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan dan arahan saat pelantikan pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2029 di Pendopo Sukabumi. Bupati menekankan peran strategis LKKS sebagai mitra pemerintah.
Trending di Sukabumi