Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Feb 2026 14:42 WIB

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Sukabumi Jalin Sinergi Strategis dengan PT Jasa Raharja Putera


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) bersama Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera Imam Hendrawan (kanan) menunjukkan dokumen Kesepakatan Bersama terkait penggunaan produk dan layanan asuransi di Pendopo Sukabumi, Kamis (26/2/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan perlindungan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) bersama Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera Imam Hendrawan (kanan) menunjukkan dokumen Kesepakatan Bersama terkait penggunaan produk dan layanan asuransi di Pendopo Sukabumi, Kamis (26/2/2026). Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan perlindungan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi resmi menjalin kesepakatan bersama dengan PT Jasa Raharja Putera terkait pemanfaatan produk dan layanan asuransi. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mengoptimalkan perlindungan masyarakat serta meningkatkan standar pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, bersama Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera, Imam Hendrawan, bertempat di Pendopo Sukabumi pada Kamis, 26 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan landasan awal bagi perangkat daerah untuk menyusun program teknis yang berdampak langsung pada masyarakat. Menurutnya, kehadiran asuransi sebagai instrumen perlindungan tambahan sangat krusial di era saat ini.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui penyediaan asuransi sebagai tambahan perlindungan yang lebih optimal bagi warga,” ujar H. Asep Japar.

Ia berharap seluruh jajaran perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti kerja sama ini agar manfaatnya dapat dirasakan merata di berbagai sektor layanan.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera, Imam Hendrawan, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan milik negara yang bergerak di bidang asuransi kerugian, pihaknya siap mengaver berbagai risiko, mulai dari kebakaran properti hingga kecelakaan perjalanan.

Salah satu poin unggulan dalam kerja sama ini adalah asuransi di sektor pariwisata. Mengingat Kabupaten Sukabumi merupakan destinasi wisata unggulan, perlindungan bagi wisatawan menjadi prioritas utama.

  • Premi Kompetitif: Menawarkan nilai premi yang relatif murah namun memiliki cakupan perlindungan (coverage) yang luas.

  • Integrasi Sistem: Untuk sektor wisata, PT Jasa Raharja Putera menyediakan sistem ticketing terintegrasi.

  • Nilai Tambah: Selain proteksi finansial, kerja sama ini mencakup dukungan teknologi untuk mempermudah manajemen layanan di lapangan.

“Kami tidak hanya menawarkan kerja sama asuransi konvensional, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui penyediaan sistem ticketing untuk destinasi wisata. Hal ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi para pelancong,” jelas Imam.

Menutup seremoni tersebut, Imam Hendrawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Jasa Raharja Putera sebagai mitra perlindungan publik.

Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih aman, profesional, dan akuntabel di masa depan.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, 9 Tersangka dan 15 Motor Diamankan

5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Samian bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Sukabumi saat memeriksa deretan sepeda motor hasil sitaan dari sindikat curanmor dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 15 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026.

Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Ilustrasi: Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

Dongkrak Pelayanan Publik, DKP Sukabumi Jaring 8 Inovasi Pangan Unggulan

5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom. (tengah, kemeja batik putih), berfoto bersama perwakilan Tim Penilai dari BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Irvan Aprianto, S.Pi., M.Si. (keenam dari kiri, rompi hitam), beserta jajaran pejabat struktural dan peserta usai pembukaan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula DKP, Jumat (5/6).

Serap Aspirasi Dapil V, Anggota DPRD Sukabumi Ai Sri Mulyati Dorong Perubahan Perbup Jalan Lingkungan

5 Juni 2026 - 19:50 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., sedang memberikan sambutan dalam acara Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 di Dapil V, Jumat (5/6/2026).

Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Desa di Parakansalak Sukabumi Dikepung Longsor dan Banjir Irigasi

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

Tim gabungan PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, bersama petugas Babinsa, Babinmas, Pol PP, dan P2BK, melakukan asesmen lapangan di lokasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi yang jebol di Kampung Babakan, Desa Sukatani, Parakansalak, pada Kamis (4/6/2026). Jebolnya infrastruktur ini menyebabkan ± 50 hektare sawah warga kini dalam kondisi kering. Tampak petugas sedang mengamati aliran air di area tanggul yang hancur.

Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Panggung di Jampangkulon Sukabumi Ludes Dilalap Api

5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kobaran api tampak menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung berukuran 5x6 meter di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis sore (4/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah ini diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Saat ini, penghuni rumah dilaporkan selamat dan mengungsi ke rumah kerabat.
Trending di Sukabumi