JENTERANEWS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi kembali merealisasikan agenda serap aspirasi melalui Reses Kedua Tahun Sidang 2026. Agenda strategis ini dilaksanakan secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., yang dipusatkan di Aula Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, pada Kamis (04/06/2026).
Kegiatan penjaringan aspirasi ini diwarnai dengan antusiasme tinggi dari ratusan warga yang hadir mewakili dua wilayah, yakni Kecamatan Cidolog dan Kecamatan Cidadap. Kehadiran pimpinan DPRD dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) V tersebut dinilai menjadi momentum krusial yang membawa harapan baru bagi akselerasi pembangunan masyarakat, khususnya bagi warga Desa Cikarang, Desa Hegarmulya, Desa Tenjolaut, dan wilayah sekitarnya.
Kepala Desa Cikarang, Atam, dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi mendalam atas penunjukan wilayahnya sebagai titik lokasi reses pimpinan dewan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Ketua DPRD di tengah-tengah warga. Kami berharap momentum ini dapat membawa perubahan nyata dan menjadi angin segar bagi pembangunan di desa kami,” ujar Atam di hadapan para peserta reses.
Dalam forum diskusi terbuka tersebut, Pemerintah Kecamatan Cidolog yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) secara spesifik menyoroti isu infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama sekaligus kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
Pihak kecamatan secara tegas mendorong adanya intervensi perbaikan untuk dua akses vital, yakni: Jalan Kabupaten yang menghubungkan antara Desa Cikarang dengan Cipamingkis. Akses Jalan Tagog Lalay – Mekarjaya yang merupakan urat nadi penghubung mobilitas warga di Desa Cikarang, Mekarjaya, Hegarmulya, dan Tenjolaut.
Menanggapi berbagai usulan dan keluhan infrastruktur tersebut, Budi Azhar Mutawali menyambut baik dialog yang terjalin. Ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat bersilaturahmi dan berdiskusi secara langsung dengan konstituen dari dua kecamatan yang telah ia anggap layaknya keluarga sendiri. Pada reses kali ini, Budi secara khusus mengundang perwakilan dari setiap desa guna memperbarui (update) data faktual terkait aspirasi prioritas warga.
“Aspirasi yang masuk tentu akan kami tampung dan sesuaikan dengan regulasi serta kewajiban pemerintah daerah. Silaturahmi ini penting untuk mempererat persaudaraan. Sebagai umat beragama, tugas kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, sedangkan untuk hasilnya kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Budi Azhar.
Lebih lanjut, Budi memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai realita birokrasi pemerintahan. Ia tidak menampik adanya tantangan struktural berupa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dinamika regulasi yang kerap berubah setiap tahunnya. Hal tersebut sering kali menjadi dilema tersendiri bagi para pemangku kebijakan di tingkat daerah dalam merealisasikan seluruh usulan.
Kendati berhadapan dengan berbagai keterbatasan, Budi Azhar menegaskan komitmen penuh institusinya untuk terus mengawal dan memperjuangkan program-program prioritas. Fokus utamanya adalah memastikan keberlanjutan pembangunan di Desa Cikarang dan sekitarnya, dengan menitikberatkan pada perbaikan sektor infrastruktur jalan yang terbukti menjadi kebutuhan paling vital bagi roda perekonomian masyarakat.(*Puloh*)















