Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 16:46 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Jampangtengah, Pohon Tumbang Rusak Dua Rumah dan Lukai Balita


					Potret kerusakan parah pada bagian atap dan dapur salah satu rumah warga di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, usai tertimpa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Material atap berupa lembaran seng, kayu, dan bambu tampak berserakan di tanah yang masih basah sisa air hujan. Dokumentasi ini diambil oleh petugas saat melakukan asesmen dan evakuasi material di lokasi kejadian pada Kamis (5/3/2026) pagi. (Foto: P2BK Jampangtengah / BPBD Kabupaten Sukabumi) Perbesar

Potret kerusakan parah pada bagian atap dan dapur salah satu rumah warga di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, usai tertimpa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Material atap berupa lembaran seng, kayu, dan bambu tampak berserakan di tanah yang masih basah sisa air hujan. Dokumentasi ini diambil oleh petugas saat melakukan asesmen dan evakuasi material di lokasi kejadian pada Kamis (5/3/2026) pagi. (Foto: P2BK Jampangtengah / BPBD Kabupaten Sukabumi)

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana. Hujan deras dan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa dua rumah warga di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa nahas ini juga mengakibatkan seorang balita mengalami luka ringan.

Berdasarkan hasil tinjauan dan asesmen Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, yang dilaporkan pada Kamis (5/3/2026), kerusakan terjadi di dua titik lokasi berbeda di desa tersebut.

Titik pertama berlokasi di Kampung Gununggedogan, RT 19/RW 04. Pohon jenis dukuh dan pete berukuran besar tumbang dan menghantam bagian dapur rumah milik Suntama (64). Akibat benturan keras tersebut, rumah yang dihuni oleh satu Kepala Keluarga (KK) dengan tiga jiwa itu mengalami rusak berat.

Sementara itu, di lokasi kedua yang berada di Kampung Cibasan, RT 03/RW 01, sebuah pohon pete juga dilaporkan tumbang dan menimpa kediaman milik Pudin (58). Rumah yang dihuni oleh dua KK dengan total tujuh jiwa tersebut mengalami tingkat kerusakan sedang.

“Tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden ini. Namun, seorang balita laki-laki bernama Sakil Fauzan Faturahman (4) dilaporkan mengalami luka ringan,” jelas laporan resmi P2BK Jampangtengah.

Merespons kejadian darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Jampangtengah, Pemerintah Desa Panumbangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Kecamatan, bersama warga sekitar langsung diterjunkan ke lokasi. Tim bergotong-royong mengevakuasi material pohon tumbang yang menimpa bangunan. Saat ini, proses evakuasi pohon di kedua lokasi telah selesai dilakukan.

Hingga Kamis (5/3/2026) sore, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi terus memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Adapun berdasarkan asesmen sementara di lapangan, kebutuhan darurat yang paling mendesak bagi para korban terdampak saat ini adalah material bangunan untuk perbaikan rumah serta perlengkapan alat dapur yang hancur tertimpa reruntuhan.

(Sumber: Laporan Asesmen P2BK Jampangtengah / Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi)

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi