JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana. Hujan deras dan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa dua rumah warga di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa nahas ini juga mengakibatkan seorang balita mengalami luka ringan.
Berdasarkan hasil tinjauan dan asesmen Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, yang dilaporkan pada Kamis (5/3/2026), kerusakan terjadi di dua titik lokasi berbeda di desa tersebut.
Titik pertama berlokasi di Kampung Gununggedogan, RT 19/RW 04. Pohon jenis dukuh dan pete berukuran besar tumbang dan menghantam bagian dapur rumah milik Suntama (64). Akibat benturan keras tersebut, rumah yang dihuni oleh satu Kepala Keluarga (KK) dengan tiga jiwa itu mengalami rusak berat.
Sementara itu, di lokasi kedua yang berada di Kampung Cibasan, RT 03/RW 01, sebuah pohon pete juga dilaporkan tumbang dan menimpa kediaman milik Pudin (58). Rumah yang dihuni oleh dua KK dengan total tujuh jiwa tersebut mengalami tingkat kerusakan sedang.
“Tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden ini. Namun, seorang balita laki-laki bernama Sakil Fauzan Faturahman (4) dilaporkan mengalami luka ringan,” jelas laporan resmi P2BK Jampangtengah.
Merespons kejadian darurat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Jampangtengah, Pemerintah Desa Panumbangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Kecamatan, bersama warga sekitar langsung diterjunkan ke lokasi. Tim bergotong-royong mengevakuasi material pohon tumbang yang menimpa bangunan. Saat ini, proses evakuasi pohon di kedua lokasi telah selesai dilakukan.
Hingga Kamis (5/3/2026) sore, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi terus memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.
Adapun berdasarkan asesmen sementara di lapangan, kebutuhan darurat yang paling mendesak bagi para korban terdampak saat ini adalah material bangunan untuk perbaikan rumah serta perlengkapan alat dapur yang hancur tertimpa reruntuhan.
(Sumber: Laporan Asesmen P2BK Jampangtengah / Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi)
Editor: Hamjah















