Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Apr 2026 09:22 WIB

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin


					Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin. Perbesar

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

JENTERANEWS.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh jajaran satuan pendidikan di wilayahnya untuk meningkatkan intensitas pemeliharaan fasilitas sekolah. Langkah preventif ini ditegaskan menyusul banyaknya temuan ruang kelas di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengingatkan agar pihak sekolah tidak memandang sebelah mata kerusakan-kerusakan berskala ringan pada fisik bangunan. Ia menekankan bahwa penundaan perbaikan pada kerusakan kecil justru akan memicu kerusakan struktural yang jauh lebih masif dan membahayakan keselamatan proses belajar mengajar.

Deden mencontohkan, masalah klasik seperti atap bocor kerap menjadi awal mula terjadinya insiden bangunan rubuh. Air hujan yang merembes akan mempercepat proses pelapukan pada material kayu penyangga atap.

“Awalnya dari bocor kemudian kena kayu, akhirnya roboh,” ungkap Deden memberikan gambaran kronologi kerusakan bangunan sekolah.

Lebih jauh, Deden menyoroti realitas terkait keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengakomodasi perbaikan seluruh infrastruktur pendidikan yang rusak. Oleh sebab itu, pemeliharaan rutin menjadi langkah strategis dan krusial agar kerusakan tidak terakumulasi dan menyebabkan pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari.

Guna mengatasi kendala pembiayaan untuk pemeliharaan rutin tersebut, Disdik Sukabumi memberikan arahan yang jelas terkait sumber dana yang dapat digunakan. Deden menginstruksikan para kepala sekolah agar lebih cermat dan taktis dalam mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepada kepala sekolah supaya bisa memaksimalkan dana pemeliharaan yang bersumber dari BOS,” tegasnya.

Selain menitikberatkan tanggung jawab pada kepala sekolah selaku pemangku kebijakan di tingkat satuan pendidikan, Deden juga menuntut peran aktif dari para pengawas sekolah. Ia meminta agar agenda monitoring dan evaluasi (monev) ke setiap sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memprioritaskan inspeksi kelaikan bangunan.

“Ayo kita sama-sama rawat sekolah ini, tentunya oleh para kepala satuan pendidikan, para kepala sekolah. Kemudian juga monitoring dari para pengawas, ketika masuk sekolah itu yang dilihat sarananya dulu,” pungkas Deden mengakhiri pernyataannya.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026

30 April 2026 - 08:59 WIB

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (

Dari Balik Semak Belukar Cibuni, Air Panas Belerang Ini Setia Obati Warga Meski Tak Lagi Terawat

28 April 2026 - 12:10 WIB

Potret terkini sumber mata air di Pemandian Air Panas Cibungur, Desa Cidadap, yang kini berubah menjadi kubangan alami usai fasilitas kolam buatan pemerintah hancur tersapu tanah longsor. Meski terbengkalai dan dikepung semak belukar, mata air ini tetap dimanfaatkan warga untuk terapi pengobatan penyakit kulit.
Trending di Sukabumi