Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 17:46 WIB

Akar Keropos, Pohon Kelapa Tumbang Hancurkan Ruang Kelas SDN Ciganas Sukabumi


					Tim gabungan dari P2BK Ciambar, Babinsa, dan relawan (beberapa terlihat mengenakan helm keselamatan dan topi dinas) sedang melakukan asesmen lapangan dan meninjau lokasi kejadian pohon kelapa tumbang di Kampung Ciganas, Ciambar, Sukabumi. Batang pohon yang tumbang terlihat masih melintang di atas atap ruang kelas SDN Ciganas yang mengalami rusak berat, di tengah rimbunnya vegetasi. (Foto: Dok. P2BK Ciambar/BPBD Kab. Sukabumi) Perbesar

Tim gabungan dari P2BK Ciambar, Babinsa, dan relawan (beberapa terlihat mengenakan helm keselamatan dan topi dinas) sedang melakukan asesmen lapangan dan meninjau lokasi kejadian pohon kelapa tumbang di Kampung Ciganas, Ciambar, Sukabumi. Batang pohon yang tumbang terlihat masih melintang di atas atap ruang kelas SDN Ciganas yang mengalami rusak berat, di tengah rimbunnya vegetasi. (Foto: Dok. P2BK Ciambar/BPBD Kab. Sukabumi)

JENTERANEWS.com – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciganas, Kabupaten Sukabumi, terpaksa terganggu. Sebuah pohon kelapa tumbang dan menghantam salah satu bangunan ruang kelas hingga mengalami rusak berat pada Kamis (5/3/2026) pagi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan disusul hantaman pada atap kelas pada pukul 08.00 WIB. Lokasi kejadian tepatnya berada di Kampung Ciganas RT 01/RW 03, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

Penyebab utama tumbangnya pohon kelapa tersebut dipastikan akibat kondisi akar pohon yang sudah keropos termakan usia sehingga tidak mampu lagi menahan beban batang pohon.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas ini. Namun, dampak kerusakan fisik bangunan tergolong parah.

“Kejadian ini menyebabkan ruangan kelas mengalami rusak berat dan dipastikan tidak bisa dipergunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam waktu dekat. Tidak ada korban jiwa maupun luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini,” tulis laporan resmi P2BK Ciambar.

Merespons cepat kejadian darurat ini, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pengamanan. Unsur yang terlibat meliputi P2BK Kecamatan Ciambar, Pemerintah Desa Munjul, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta relawan dari Tagana, Pramuka Peduli, dan Saba Desa.

Mengingat kondisi bangunan yang hancur, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah perbaikan ruang kelas. Hal ini sangat krusial agar hak pendidikan para siswa SDN Ciganas tidak terbengkalai terlalu lama. Sebagai langkah tindak lanjut, pihak terkait tengah menyusun Berita Acara Laporan Kejadian guna mengajukan permohonan bantuan perbaikan kepada dinas terkait.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian saat ini terpantau mendung. BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pihak sekolah untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama saat bangunan rumah atau sekolah sedang ditinggalkan.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi