Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Mar 2026 16:44 WIB

DPRD Jabar Siap Kawal Pengembangan Pariwisata Sukabumi: Sinergi Strategis Bangun Infrastruktur dan Ekonomi Lokal


					Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat memberikan pemaparan terkait potensi unggulan serta strategi pengembangan kawasan destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat memberikan pemaparan terkait potensi unggulan serta strategi pengembangan kawasan destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen penuh dalam mendorong kemajuan dan daya saing sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Komitmen nyata ini diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lina, dengan jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (7/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana konstruktif ini menjadi momentum krusial untuk menjembatani aspirasi pemerintah kabupaten dengan kebijakan di tingkat provinsi. Sebagai representasi rakyat di kursi legislatif, kehadiran Hj. Lina difokuskan untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan langkah konkret dalam memajukan pariwisata daerah.

Dalam forum tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memaparkan portofolio potensi wisata unggulan daerah yang sangat komprehensif. Potensi tersebut membentang dari eksotisme wisata alam pegunungan, pesona wisata bahari di sepanjang kawasan pesisir selatan, hingga kekayaan ragam budaya lokal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Meski memiliki potensi yang masif, DPRD menyoroti bahwa pengembangan destinasi wisata di Sukabumi masih dihadapkan pada sejumlah tantangan fundamental. Melalui fungsi pengawasannya, DPRD Provinsi Jawa Barat mencatat beberapa poin krusial yang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, di antaranya:

  • Peningkatan Infrastruktur Aksesibilitas: Memastikan perbaikan dan pelebaran akses jalan menuju destinasi wisata utama agar mudah dijangkau oleh wisatawan.

  • Penguatan Promosi Terintegrasi: Mendorong kampanye pariwisata Sukabumi agar lebih masif di tingkat nasional maupun internasional.

  • Penataan Kawasan Destinasi: Merevitalisasi fasilitas umum dan tata ruang di area wisata agar lebih rapi, aman, dan berstandar pariwisata modern.

Secara khusus, atensi legislatif tertuju pada percepatan pengembangan Kawasan Strategis Pelabuhanratu. Sebagai ikon utama pariwisata Kabupaten Sukabumi yang memiliki potensi bahari luar biasa, DPRD memandang bahwa kawasan ini membutuhkan intervensi program lintas sektor agar daya saingnya semakin kuat.

Harapan dan Dampak Ekonomi

Melalui peran aktif Hj. Lina dan DPRD Provinsi Jawa Barat, diharapkan usulan rancangan pembangunan pariwisata dari Kabupaten Sukabumi dapat terkawal dengan baik dan masuk ke dalam prioritas agenda pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kolaborasi yang solid dan perencanaan yang matang antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diyakini tidak hanya akan melahirkan kawasan pariwisata yang bertaraf internasional, tetapi juga menciptakan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap peningkatan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.


Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Ke-11, Sahkan Evaluasi APBD 2025 dan Bahas Status Legal Perumda Tirta Jaya

28 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi H. Usep (kanan) memegang palu sidang didampingi Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. (kiri) saat memimpin Rapat Paripurna Ke-11 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (28/7/2026). Rapat tersebut membahas persetujuan hasil evaluasi APBD TA 2025 dan penyampaian pandangan umum fraksi terkait Raperda Perubahan Badan Hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroda.

Pemkab Sukabumi Akselerasi Pemulihan Pasca-Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

28 Juli 2026 - 06:38 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tokoh adat Kasepuhan saat meninjau lokasi pasca-kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (27/7/2026) malam. Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempercepat pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Marak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi: Lima Peristiwa Melanda Pemukiman dan Lahan dalam Sehari

27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perdana, Wakil Bupati Sukabumi Lepas Keberangkatan 43 Jemaah Umrah Program Muhibah Ramadan

27 Juli 2026 - 21:34 WIB

PELEPASAN JEMAAH UMRAH — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berseragam dinas), secara simbolis menyalami dan melepas salah satu perwakilan jemaah umrah pada acara pelepasan di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Senin (27/7/2026). Sebanyak 43 jemaah yang terdiri dari marbot, guru ngaji, dan kaum dhuafa ini diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai pemenang program apresiasi Muhibah Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sinergitas Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Wabup Sukabumi dan Dandim 0607 Resmikan Jembatan Garuda di Cibadak

27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Bupati Sukabumi H. Andreas (seragam coklat) dan Dandim 0607 Letkol Inf Beny Syafri (seragam loreng TNI) secara simbolis menggunting pita tanda dioperasikannya Jembatan Garuda di Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Senin (27/7). Jembatan gantung ini diharapkan menjadi urat nadi perekonomian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat.

Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Pagi Hari!

27 Juli 2026 - 21:15 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Tagana, Perangkat Desa Caringinnunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP saat memberikan koordinasi dan arahan kepada pihak keluarga korban di Kampung Bojonglame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Mediasi di rumah kejadian ini dilakukan menyusul insiden tragis penyiraman air panas oleh seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepada anak berusia 12 tahun pada Senin (27/7/2026) pagi.
Trending di Sukabumi